Harga Dipangkas, Hyundai Klaim Jualan Stargazer Jadi Moncer

Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencatat kenaikan penjualan Hyundai Stargazer dalam beberapa bulan terakhir. Pemicunya datang dari penyesuaian harga yang dilakukan sejak pertengahan tahun, tepatnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan bahwa penyesuaian harga itu ditujukan untuk menjangkau konsumen kelas menengah bawah, terutama medium low MPV.
"Tadinya rata-rata penjualan Stargazer kita per bulan itu sekitar 700-800, di bawah seribu unit. Namun, sejak bulan Juli itu naik sekitar 1.100-1.200 unit. Jadi, sudah di atas seribu unit setiap bulannya,” jelasnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/10).
Ia meyebutkan, daya tarik Stargazer berasal dari beberapa hal sekaligus. Mulai dari teknologi yang dibawa, rancangan bodi, insentif yang berlaku, sampai harga jual terbaru.
Ia menambahkan, capaian itu turut menopang posisi Hyundai di pasar nasional. Pangsa pasarnya terjaga di kisaran 2,4 sampai 2,5 persen.
“Bahkan di wilayah Jabodetabek, Stargazer kita itu bisa mencatatkan posisi nomor dua, jadi ini pencapaian yang luar biasa ya Kami juga cukup surprise, tadinya kami nggak nyangka bisa mencapai nomor dua," tuturnya.
Harga termurah Stargazer kini berada di angka Rp 241,4 juta untuk tipe Cartenz Trend MT. Penurunannya sendiri berlaku untuk seluruh varian, baik Cartenz maupun Cartenz X dengan besaran sekitar Rp 6 juta sampai Rp 37 jutaan.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Hyundai dari diler ke konsumen pada Juni tercatat 1.261 unit. Angkanya naik menjadi 1.451 unit pada Juli.
Kenaikannya berlanjut pada bulan berikutnya. Penjualan ritel Hyundai pada Agustus menyentuh 1.756 unit, bertambah sekitar 305 unit dari capaian Juli.
Catatan positif itu berjalan beriringan dengan jajaran produk utamanya. Hyundai tetap mengandalkan Santa Fe Hybrid, Palisade Hybrid, Ioniq 9, sampai Staria untuk melayani konsumen kelas menengah atas.
