Harga Mobil Listrik Bekas Makin Terjangkau, Mulai Rp 100 Jutaan

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wuling Air ev bekas yang dijual di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wuling Air ev bekas yang dijual di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Pasar mobil listrik bekas di Indonesia mulai menghadirkan pilihan dengan harga yang semakin ramah di kantong. Beberapa model bahkan sudah bisa ditebus dengan banderol di kisaran Rp 100 jutaan, menjadikannya alternatif menarik bagi konsumen.

Penggawa lapak di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Peter, menyebut salah satu model yang paling banyak ditemui di segmen ini adalah Wuling Air ev. Mobil listrik mungil tersebut saat ini menjadi salah satu opsi termurah di pasar.

“Kalau bicara mobil listrik paling murah sekarang, Wuling Air ev,” kata Peter saat dihubungi kumparan, Rabu (6/5/2026).

Wuling Air ev bekas yang dijual di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Untuk varian dengan jarak tempuh lebih jauh, harga bekasnya masih berada di kisaran menengah. Unit tahun muda dengan spesifikasi long range umumnya dibanderol lebih tinggi dibanding varian standar.

“Wuling Air ev yang tahun 2024 sekitar Rp 140 juta sampai Rp 150 juta. Itu untuk yang tipe long range,” katanya.

Sementara itu, varian Lite dengan jarak tempuh lebih pendek ditawarkan dengan harga lebih rendah. Model ini biasanya diminati untuk penggunaan dalam kota dengan mobilitas harian yang tidak terlalu jauh.

“Kalau yang jarak pendek tipe Lite lebih murah, mungkin sekitar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. Kisaran di harga Rp 110 juta sampai Rp 120 juta,” ucapnya.

Mobil bekas di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Dari sisi kondisi, unit yang beredar di pasar disebut masih cukup baik. Hal ini karena sebagian besar mobil listrik bekas masih tergolong baru dengan pemakaian yang relatif rendah.

“Biasanya kilometernya enggak lebih dari 20 ribu. Kalau bodi sudah pasti mulus karena kita pasti rapiin atau kita poles jadi konsumen terima siap pakai,” jelasnya.

Selain Air ev, ada juga opsi lain dengan harga yang lebih terjangkau. Salah satunya adalah DFSK Seres E1 yang kini mulai muncul di pasar mobil bekas.

Media fun drive mobil listrik Seres E1 di Jakarta. Foto: Sena Pratama/kumparan

“Ada DFSK Seres, harganya di bawah Wuling Air ev. Kalau Air ev Rp 120 juta sampai Rp 150 juta, Seres bisa di bawah Rp 110 jutaan,” katanya.

Dengan rentang harga tersebut, mobil listrik bekas mulai membuka akses bagi konsumen yang ingin mencoba kendaraan berbasis baterai. Meski begitu, pasar ini masih dalam tahap awal dan mayoritas pembeli menjadikannya sebagai kendaraan tambahan, bukan pengganti utama.