Harga Resmi Mobil Listrik Xpeng G6 Pro Masih Rahasia, Mulai Dirakit November

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Media test drive XPeng G6 Pro Jakarta-Bandung, Senin-Rabu (29 September-1 Oktober 2025). Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Media test drive XPeng G6 Pro Jakarta-Bandung, Senin-Rabu (29 September-1 Oktober 2025). Foto: Sena Pratama/kumparan

Kendati telah diperkenalkan bulan Juli lalu, harga resmi mobil listrik Xpeng G6 Pro masih jadi rahasia. Namun, pabrikan menjamin bahwa banderolnya tidak jauh dari estimasi awal sebesar Rp 619 jutaan.

"Posisi harga tidak berubah, masih sama dengan ketika kami perkenalkan di GIIAS yaitu Rp 619 juta untuk yang G6 Pro. Harapannya itu yang akan menjadi harga final karena pengiriman unit ke konsumen belum terjadi," buka Vice President of Marketing XPeng Indonesia, Hari Arifianto di Bandung, belum lama ini.

Disinggung perihal jumlah pemesanan yang sudah masuk, dirinya masih enggan membeberkan detail angkanya. Jelasnya, Hari bilang jumlah pembeli potensial Xpeng G6 Pro sudah menyentuh angka ribuan unit.

"Itu pembelian dengan transaksi, jadi ada DP (down payment). Untuk angka (pemesanan) saya belum bisa memberi tahu karena masih dilakukan kalkulasi," terangnya.

Media test drive XPeng G6 Pro Jakarta-Bandung, Senin-Rabu (29 September-1 Oktober 2025). Foto: Sena Pratama/kumparan

Dirinya beralasan soal belum diungkapnya harga resmi Xpeng G6 Pro karena menunggu persiapan perakitan lokal berupa SKD (Semi Knocked Down), menggunakan fasilitas perakitan baru milik PT Handal Indonesia Motor atau HIM.

"Jadi memang G6 Pro ini kami akan lakukan semi knokced down mulai November ini, soalnya ini kan anjuran dari pemerintah. Supaya industri dalam negeri tumbuh dan juga produknya punya nilai tambah, diharapkan pengiriman sudah bisa dimulai November atau Desember," kata Hari.

Selama periode tersebut, dijelaskan Xpeng Indonesia masih berupaya mendatangkan sejumlah alat instalasi di pabrik untuk kebutuhan perakitan model-modelnya di dalam negeri. Serta, pelatihan sumber daya manusia untuk kematangan pemahaman produk.

Xpeng Indonesia sejauh ini sudah memiliki tiga lini produk yaitu X9 berupa MPV pintu geser, kemudian SUV G6 dan G6 Pro. Diakui perusahaan, komposisi pemesanan saat ini paling banyak berasal dari model X9.

"Kalau komposisinya saat ini masih sekitar 80 persen ada di X9, memang karena itu flagship ya tak bisa dipungkiri. Sisanya itu baru G6," pungkasnya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, Xpeng sejauh ini sudah mendistribusikan modelnya dari pabrik ke diler (wholesales) sebanyak 177 unit. Melewati sesama Jenama asal China seperti Seres dan Maxus.