Hari ke-5 Operasi Patuh Jaya 2020, Mayoritas Pelanggar Pemotor Tak Pakai Helm

28 Juli 2020 18:43 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Operasi Patuh Jaya jelang bulan Ramadhan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Operasi Patuh Jaya jelang bulan Ramadhan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
ADVERTISEMENT
Penindakan pelanggaran berlalu lintas dalam Operasi Patuh Jaya 2020 juga dilakukan di wilayah Tangerang Selatan. Pada hari kelima atau Senin (27/7), kebanyakan para pelanggar merupakan pengendara roda dua yang melewati garis berhenti di lampu lalu lintas.
ADVERTISEMENT
Dari total 123 penilangan, 35 kasus merupakan pemotor yang tidak pakai helm saat berkendara. Lebih lanjut 16 penilangan lain untuk menindak pemotor yang melawan arus, dan 50 tilang yang berhenti melewati marka stop line.
Operasi Patuh Jaya 2017 Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Sisanya merupakan penindakan pengendara roda dua yang menggunakan handphone saat berkendara.
Satlantas Polres Tangerang Selatan juga merilis data pelanggar pengemudi roda empat. Pada hari ke-5 pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020, dominasinya pengemudi yang sambil menggunakan handphone sebanyak 12 penilangan.
Selebihnya 5 penilangan karena melanggar garis berhenti, 6 karena menggunakan bahu jalan, dan sisanya pengemudi yang kedapatan menggunakan lampu strobo atau rotator.
Satlantas Polres Jakarta Timur menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 di Jalan D.I Panjaitan, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (2/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Secara akumulasi dari hari pertama hingga kelima, jumlah pelanggar pengendara roda dua yang tidak mengenakan helm masih paling banyak ditemui selama Operasi Patuh Jaya ke-3 di wilayah hukum Tangerang Selatan tersebut.
ADVERTISEMENT
Total 263 penindakan tilang pemotor yang tidak menggunakan helm, 166 karena melawan arus, dan 122 penilangan karena melanggar marka jalan ketika berhenti.
Satlantas Polres Jakarta Timur menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 di Jalan D.I Panjaitan, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (2/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Penindakan Operasi Patuh Jaya 2020 tidak lagi razia di satu tempat

Kasatlantas Polres Tangerang Selatan, Bayu Marfiando mengatakan, banyaknya jumlah pelanggar tersebut karena petugas menerapkan penindakan langsung secara on the spot. Artinya petugas akan berkeliling dan menghentikan pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.
"Sistemnya hunting (menindak penilangan dan memberikan teguran kepada pelanggar di tempat)," jelasnya saat dihubungi kumparan, Selasa (28/7).
Bayu kembali mengingatkan masyarakat lebih menjaga kedisiplinan dalam berkendara. Supaya senantiasa tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. "Agar selalu tertib lalu lintas, tidak hanya sebatas pada saat Operasi Patuh ini saja," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona