Honda Bakal Pamit dari Korea Selatan Akhir 2026 Ini
·waktu baca 2 menit

Honda Motor Corporation masih didera permasalahan bisnis globalnya, terbaru pabrikan mengumumkan pemberhentian operasi penjualan di Korea Selatan. Ini mencakup seluruh produk roda empat mereka.
Dalam siaran resmi perusahaan yang terbit pada akhir April kemarin, Honda membeberkan alasan perubahan lingkungan di pasar otomotif dunia serta Korea Selatan. Keputusan itu diakui sebagai hasil dari pertimbangan matang yang dilewati secara panjang.
"Dari perspektif pemusatan sumber daya perusahaan untuk memperkuat daya saing jangka menengah hingga panjang, Honda memutuskan untuk menghentikan operasi penjualan mobilnya di Korea Selatan," tulis jenama Jepang itu.
Satu sisi pabrikan menyatakan komitmen menjaga layanan purna jual untuk pelanggan mereka di Negeri Ginseng tersebut. Ini mencakup perawatan berkala kendaraan pemilik, dukungan garansi, hingga ketersediaan suku cadang.
Honda kini mengarahkan fokus seluruh bisnisnya di produk sepeda motor, yang mana selama ini menjadi basis kekuatan pabrikan di Korea Selatan. Ini terlihat dari lini yang ditawarkan saat ini, 6 model roda dua dan hanya 2 model mobil.
Model-model roda dua yang dipasarkan di Korea Selatan meliputi Honda PCX 125, Super Cub, Forza 350, ADV 350, Forza 750, dan CBR600RR. Sedangkan untuk pilihan mobil tersisa Honda Accord dan CR-V.
Honda Korea Corporation berdiri sejak Oktober 2001, kala itu model bisnis yang dijalankan adalah pemasaran sepeda motor mulai Mei 2002. Sedikit menjawab nama perusahaan sebelumnya yaitu Honda Motorcycle Korea dan akhirnya menjual mobil pada Mei 2004.
