Honda Harap Subsidi Motor Listrik Lanjut Tahun Depan
·waktu baca 2 menit

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi tak menampik subsidi motor listrik yang diberikan pemerintah hingga kini berdampak pada penjualan model elektriknya yaitu Honda EM1 e:.
“Iya, subsidi akan sangat membantu. Kita juga berkomunikasi dengan pemerintah, memaksimalkan lah deadline-nya kapan kita ikuti dan kita akan sampaikan ke konsumen untuk dimanfaatkan segera," kata Octavianus ditemui di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat belum lama ini.
Pria yang karib disapa Octa ini berharap pemerintah bisa menambah kuota insentif motor listrik hingga tahun depan. Adapun, jatah 50.000 unit untuk tahun ini berdasarkan Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (Sisapira) hampir habis.
“Ya kita berharap, tapi kan tergantung beliau-beliau di pemerintah punya kebijakan seperti apa," pungkasnya. Diakui Octa, sejak diluncurkan pada pertengahan 2023 lalu, Honda EM1 e: diklaim telah terdistribusi sebanyak 2.000 unit.
“Populasi kita sudah mendistribusi, ya ke diler ke daerah gitu sejauh ini mungkin sudah 2.000-an lebih harusnya. Itu banyak dipakai ada riding test atau pengguna langsung dan sebagainya," paparnya.
Data per Minggu 25 Agustus, jumlah motor listrik subsidi yang sudah diterima masyarakat totalnya 54.500 unit. Rinciannya, 20.431 unit dalam proses pendaftaran, 4.003 unit di antaranya sudah terverifikasi, dan 30.066 unit telah tersalurkan.
Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi membeberkan penambahan kuota subsidi motor listrik dari yang sudah ada sebanyak 50 ribu unit oleh pemerintah untuk tahun 2024.
"Ada tambahan 10.700-an (kuota), sekitar Rp 75 miliar. Baru dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian sudah menyampaikan ke kita, tinggal mungkin menunggu regulasi resminya seperti apa," ujar Budi kepada kumparan, Sabtu (17/8/2024).
***
