Honda Kejar Target Ekspor Mobil 25 Ribu Unit di 2023
ยทwaktu baca 2 menit

Honda Prospect Motor (HPM) tengah fokus mengejar target ekspor mobil sebanyak 24 ribu unit sepanjang 2023. Realisasinya hingga September 2023 sudah tembus 20.153 unit mengacu data Gaikindo.
"Sampai September sudah 77 persen, sedikit lagi bisa tercapai," buka Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM Yusak Billy kepada kumparan saat ditemui di Bali belum lama ini.
Sejauh ini Honda telah mengekspor ke banyak negara. Selain beberapa negara di Asia Tenggara, mulai awal 2023 ini juga mengapalkan kendaraan ke Amerika dan Afrika Selatan.
"Kami banyak melakukan ekspor, fokus line produksi kami untuk ekspor seperti Honda BR-V, WR-V, dan Brio, itulah ketiga model ekspor kami," tambahnya.
Sementara itu dirinya belum bisa mengungkap bagaimana target ekspor mobil Honda tahun depan. Musabab, tahun politik yang memanas katanya bisa saja memengaruhi kinerja pengiriman mobil.
"Banyak terjadi perubahan, geopolitik belum stabil. Tapi kami lagi monitor terus permintaan negara lain seperti apa, karena tiap negara beda-beda. Kami berharapnya tahun depan aman-aman saja," imbuh Billy.
Pada tahun sebelumnya, realisasi ekspor Honda mencapai 9.030 unit. Model Honda BR-V paling mendominasi karena dikirim ke lebih banyak negara, sementara Honda Brio cuma dikapalkan ke Filipina.
Secara umum target ekspor produk otomotif roda empat Indonesia bisa mencapai 500 ribu unit tahun ini, atau tumbuh 30 ribu unit dari tahun sebelumnya. Artinya ekspor mobil Honda menyumbang 5 persen terhadap total ekspor bila terealisasi.
Adapun selain Honda, ekspor mobil buatan Indonesia disumbang oleh beberapa merek seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Hyundai, Suzuki, Wuling, DFSK, Isuzu, dan Hino.
Capaian ekspor mobil CBU dari tahun ke tahun
2015 207.691 unit
2016 194.395 unit
2017 231.169 unit
2018 264.553 unit
2019 332.023 unit
2020 155.258 unit
2021 294.639 unit
2022 473.602 unit
2023 379.498 unit (Jan-Sep).
