Honda Prelude Laris Manis, Kuota 2026 Hanya 150 Unit

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerahan 20 unit pertama Honda Prelude ke konsumen. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan 20 unit pertama Honda Prelude ke konsumen. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Distribusi perdana Honda Prelude di Indonesia resmi dimulai dengan penyerahan unit ke konsumen. Antusiasme pasar terhadap model ini terlihat tinggi sejak awal pemesanan dibuka oleh PT Honda Prospect Motor (HPM).

Sales & Marketing and After Sales Director HPM Yusak Billy mengatakan, tahap awal penyerahan dilakukan untuk 20 unit pertama. Hal ini menjadi momentum penting setelah model tersebut langsung mendapat respons positif dari konsumen.

“Jadi hari ini kami semua bangga ya bisa menyerahkan 20 unit pertama Honda Prelude untuk konsumen di Indonesia,” ujar Billy saat ditemui di Vault Automotive Museum di Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).

Ia mengungkapkan, jumlah pemesanan saat ini telah mencapai 287 unit. Angka tersebut jauh melampaui kuota awal yang sebelumnya hanya dialokasikan dalam jumlah terbatas.

Penyerahan 20 unit pertama Honda Prelude ke konsumen. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

“Pesanan sekarang sudah 287 unit pesanan, kuota kita di tahun ini seperti yang pertama saya bicarakan, pertama itu hanya 40, kemudian kita request, karena hari pertama langsung habis dan kita minta nambah 100, diberikan," katanya.

"Dan terus pesanan naik sampai ke 200 lebih, maunya kami memang pesanan itu tidak lebih dari satu tahun ya, terus kita request ke Honda Jepang dan itu diberikan lagi tambahan 50, jadi tahun ini kuota yang diberikan untuk Indonesia itu 150 unit,” lanjut Billy.

Penyerahan 20 unit pertama Honda Prelude ke konsumen. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Dengan tambahan kuota tersebut, total unit yang bisa didistribusikan sepanjang 2026 mencapai 150 unit. Proses pengiriman ke konsumen ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

“Jadi hari ini baru kami serahkan 20 unit, 150 itu akan selesai rencananya ya, kalau schedule kami itu sampai Oktober jadi sampai Oktober itu rencana kami selesai pengiriman ke 150 konsumen,” katanya.

Namun, tingginya permintaan membuat sebagian konsumen harus menunggu lebih lama. Dari total pesanan yang masuk, masih ada ratusan unit yang belum bisa dipenuhi tahun ini.

“Jadi masih ada 137 SPK yang tidak bisa di-deliverkan sekarang, tahun ini karena tadi total 287, tahun ini hanya kuota 150, tapi masih ada 137 yang akan ter-carry over tahun depan,” ungkap Billy.

Penyerahan 20 unit pertama Honda Prelude ke konsumen. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

HPM pun tengah berupaya menambah alokasi unit dari prinsipal di Jepang. Langkah ini dilakukan agar waktu tunggu konsumen tidak terlalu panjang.

“Dan nanti kita akan bekerjasama ya dan koordinasi dengan Honda untuk menambah kuota supaya konsumennya tidak menunggu lama-lama lagi sampai tahun depan,” tutupnya.