Honda Realisasi Ekspansi ke Daerah, Resmikan 6 Diler Baru

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi diler Honda Foto: dok. HPM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diler Honda Foto: dok. HPM

Langkah bisnis PT Honda Prospect Motor (HPM) di pasar otomotif nasional tampaknya tengah memasuki babak baru yang penuh tantangan. Ini berkaca dari data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo.

Figur penjualan mobil berlogo 'H' tegak ini di Tanah Air terus memperlihatkan tren koreksi yang cukup signifikan selama beberapa tahun terakhir. Ambil periode Januari hingga Mei tahun ini untuk wholesales (dari pabrik ke diler) dan retail (diler ke konsumen).

Selama lima bulan 2026, penjualan retail Honda mencapai 20.162 unit dan wholesales 18.271 unit. Merosot tajam masing-masing 40,62 persen dan 35,89 persen dibanding periode serupa 2025 yang wholesales-nya 28.502 unit dan retail 33.955 unit.

Penjualan Honda di Indonesia berdasarkan data Gaikindo

Honda (Januari-Mei 2026)

  • Retail: 20.162 unit

  • Wholesales: 18.271 unit.

Honda (Januari-Mei 2025)

  • Retail: 33.955 unit

  • Wholesales: 28.5o2 unit.

Honda (Januari-Mei 2024)

  • Retail: 44.056 unit

  • Wholesales: 39.971 unit.

Honda (Januari-Mei 2023)

  • Retail: 57.338 unit

  • Wholesales: 63.140 unit.

Honda (Januari-Mei 2022)

  • Retail: 43.806 unit

  • Wholesales: 53.528 unit.

CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe. Foto: Honda

Kondisi ini kian runyam dengan situasi Honda Motor Corporation secara global yang tengah diterpa masalah finansial. Sang CEO, Toshihiro Mibe sampai terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada para pemegang saham saat rapat umum tahunan di Tokyo.

Ia berjanji akan membawa bisnis otomotif Honda kembali menjadi sumber keuntungan yang stabil dalam tiga tahun ke depan. Untuk pertama kalinya sejak melantai di bursa saham pada 1957, jenama Jepang itu membukukan rugi bersih sepanjang satu tahun fiskal.

Berdasarkan laporan keuangan tahun fiskal 2025 yang berakhir pada Maret lalu, Honda mencatat rugi bersih sebesar 423,94 miliar yen atau sekitar Rp 47 triliun. Kerugian tersebut terutama dipicu oleh biaya besar yang dikeluarkan perusahaan untuk merombak strategi bisnis kendaraan listrik (EV).

Sementara di Indonesia, Sales & Marketing and After Sales Director Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy memaparkan bahwa arah strategi prinsipal secara global kini berfokus penuh pada percepatan efisiensi pengembangan produk.

Suasana Honda Culture Indonesia 2025 digelar 15-16 November di CIBIS Park, Jakarta. Foto: Sena Pratama/kumparan

"Arah strategi tersebut menjadi landasan bagi kami dalam menjalankan bisnis di Indonesia, tentunya dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan karakter pasar domestik," urai Billy kepada kumparan, Selasa (30/6/2026).

Sebagai bentuk realisasi komitmen penguatan pasar dalam negeri, HPM secara simultan langsung meresmikan pembukaan 6 jaringan diler baru sekaligus di berbagai wilayah strategis. Ekspansi massal ini menggenapkan total jaringan diler resmi penjualan dan purna jual menjadi 200 titik di seluruh Indonesia.

Billy menegaskan bahwa fokus jangka panjang perusahaan tidak lagi sekadar mengejar kuantitas atau jumlah bangunan fisik diler baru di masa mendatang. Sejumlah jaringan ritel baru mendekatkan jangkauan pelayanan purna jual pada wilayah-wilayah potensial yang aksesibilitasnya masih terbatas seperti di Sumatra hingga Papua.

Tampilan mobil Honda e:N1 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (15/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Secara global, Honda telah menyampaikan arah strateginya, yaitu fokus mengembangkan teknologi elektrifikasi yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan konsumen di masing-masing pasar. Honda juga memperkuat fokus di pasar Asia serta melakukan berbagai upaya efisiensi agar proses pengembangan produk dapat berlangsung lebih cepat dan lebih efektif," jelas Billy.

Rangkaian peresmian ini terdiri dari Honda Bintang Sragen, Honda Bintang Karanganyar, Honda Bintang Boyolali, Honda Bintang Singaraja, dan fasilitas mobil bekas bersertifikasi Honda Bintang Tabanan Used Car serentak pada 26 Juni 2026, serta Honda Berkah Merauke pada 29 Juni 2026.

Dengan jaringan diler resmi yang kini menjangkau wilayah dari Aceh hingga ujung timur Indonesia, Honda terus menjaga jangkauan layanan nasional hingga 93 persen. Lima jaringan diler baru ini sekaligus bagian dari komitmen pabrikan memastikan konsumen di berbagai daerah tetap mudah mendapatkan layanan resmi yang dekat, nyaman, dan sesuai standar kualitas Honda.