Honda Recall Jutaan Unit Mobil di Amerika Serikat, Indonesia Aman?
ยทwaktu baca 2 menit

Honda Motor Corporation umumkan program recall untuk beberapa modelnya yang dijual di Amerika Serikat. Komponen pada bagian kemudi disinyalir menjadi biang masalahnya dan berpotensi sebabkan kecelakaan.
Melalui siaran resmi perusahaan, setidaknya ada 1,7 juta unit yang harus ditarik kembali untuk model dengan emblem Honda dan Acura tahun produksi 2022-2025. Model-model yang terdampak pun meliputi CR-V, HR-V, Civic, dan Integra. Berikut detailnya.
Acura
Acura Integra 2023-2025
Acura Integra Type S 2024-2025.
Honda
Honda Civic Sedan 2022-2025
Honda Civic Hybrid Sedan 2025
Honda Civic Hatchback 2022-2025
Honda Civic Hybrid Hatchback 2025
Honda Civic Type R 2023-2025
Honda CR-V 2023-2025
Honda CR-V Hybrid 2023-2025
Honda CR-V Fuel Cell 2025
Honda HR-V 2023-2025.
Lebih detailnya, pada bagian worm wheel di girboks kemudi diketahui diproduksi secara tidak benar dan dapat memuai saat terkena suhu tinggi dan rentan pada lingkungan lembab. Menyebabkan lapisan pelumas bisa tergerus atau berkurang antara worm gear.
Selain itu, bagian worm gear juga diatur terlalu tinggi, sehingga malah meningkatkan gaya gesek antar komponennya dan menimbulkan suara ketika kemudi berputar. Ini dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan dalam jangka panjang.
Jika dibiarkan dalam waktu lama, dikhawatirkan gaya gesek yang tidak normal itu dapat membuat mobil susah dikendalikan dan berisiko kecelakaan, bahkan ketika berkendara di jalan raya dalam kecepatan sedang sekali pun.
Solusi dari Honda sejauh ini akan mendistribusikan suku cadang baru atau menambahkan pelumas komponen dan mengganti pegas worm gear dengan komponen pengganti yang lebih baik. Proses ini tak memakan biaya alias gratis.
Honda Indonesia pastikan belum ada informasi lebih lanjut terhadap situasi terkait
Sementara itu, ketika dicoba konfirmasi kepada Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy mengaku, pihaknya belum menerima informasi apa pun terkait masalah serupa terhadap model yang dijual di Indonesia.
"Saat ini tidak ada informasi mengenai dampak recall tersebut di Indonesia, ya. Tentunya kami akan terus memonitor dan menginformasikan jika ada perkembangan informasi," urai Billy singkat kepada kumparan, Senin (14/10).
***
