Hyundai: Industri EV Indonesia Buka Peluang Ekonomi Baru untuk ASEAN
·waktu baca 2 menit

Executive Chairman Hyundai Motor Group, Eui-sun Chung, menghadiri peresmian PT Hyundai-LG Indonesia Green Power di Karawang pagi ini. Chung mengaku bangga mobil listrik Kona Electric sudah memakai baterai yang diproduksi di Indonesia.
"Penyelesaian pabrik sel baterai di Indonesia memberikan kebanggaan besar bagi kita semua. Ini adalah bukti kemajuan yang telah kita capai dan menjadi tanda kekuatan kemitraan bersama. Yang paling penting, ini mengkonfirmasi bahwa dengan bekerja sama, Hyundai Motor Group dan Indonesia membentuk masa depan ekosistem EV bukan hanya di Asia, tetapi juga di seluruh dunia," kata Chung dalam sambutannya, Rabu (3/7).
Chung kemudian mengutip laporan International Energy Agency yang memprediksi lebih dari separuh penjualan mobil global akan beralih ke mobil listrik pada tahun 2035.
"Saat ini, Indonesia berada di pusat masa depan tersebut lebih dari sebelumnya. Hyundai Motor Group menyakinkan bahwa aktivasi industri kendaraan listrik di Indonesia akan memberikan peluang ekonomi baru bagi seluruh Asia Tenggara," ujarnya.
Presiden Jokowi menargetkan Indonesia dapat memproduksi 600 ribu kendaraan listrik di tahun 2030. Ia pun menilai target Jokowi tersebut sangat wajar.
"Negara ini adalah pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Kendaraan yang diproduksi dan dijual di sini menjadi standar untuk seluruh wilayah di kawasan Asia Tenggara dengan 700 juta pelanggan potensial. Dan sumber daya mineral di negara ini seperti besi dan nikel adalah komponen penting dari baterai yang akan menggerakkan jutaan kendaraan listrik di seluruh dunia," ungkapnya.
Chung juga menyinggung soal kendaraan listrik yang akan menjadi transportasi utama di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menyebut, hal itu tidak mengejutkan.
"Tindakan ini adalah contoh keberhasilan Indonesia dalam menunjukkan kepemimpinan inovatif yang tidak kenal lelah di kawasan ini dan di dunia, dengan jalan yang penuh dengan potensi yang tidak terbatas," tuturnya.
Terakhir, Chung berharap kemitraan antara Hyundai Motor Group dengan Indonesia dapat terus diperkuat.
"Kami akan menavigasi masa depan dengan semangat 'Membuka jalan baru'. Indonesia dan Hyundai Motor Group adalah mitra yang tidak terelakkan. Kami selalu melangkah ke depan untuk mewujudkan nilai-nilai masa depan," pungkasnya.
