Hyundai Masih Enggan Jual Mobil Hybrid di Indonesia

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Hyundai Santa Fe Hybrid.  Foto: dok. Hyundai
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hyundai Santa Fe Hybrid. Foto: dok. Hyundai

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan belum berencana untuk menghadirkan mobil hybrid dalam waktu dekat sebagai portofolio kendaraan elektrifikasi jenama asal Korea Selatan. Pabrikan lebih memilih untuk langsung jualan mobil listrik.

"Kita sebenarnya fokus ke ICE dan EV, ya. Karena memang kita sudah berkomitmen untuk berinvestasi di situ dan saya rasa juga pasar mobilistrik akan terus berkembang. Jadi kita fokus di ICE dan EV, belum ada rencana (hybrid)," kata Chief Marketing Officer HMID, Budi Nur Mukmin ditemui di Jakarta belum lama ini.

Saat ini, HMID telah menawarkan delapan ragam produk di Tanah Air, yang mana dua di antaranya merupakan listrik murni atau EV yakni IONIQ 5 dan IONIQ 6. Hyundai bahkan berencana menambah mobil listrik mereka lagi tahun ini.

"Kalau dari catatan PR (public relation) 5 produk baru, tapi saya janji akan ada 6 produk baru di 2024 termasuk electric vehicle," timpal Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto ditemui di tempat yang sama.

Wujud Hyundai Kona Hybrid 2024. Foto: Hyundai

Berbicara produk, secara global Hyundai Motors cukup punya banyak lini hibrida. Variasi berdasarkan jenis teknologinya pun bermacam-macam, mulai dari Mild Hybrid (MHEV), Plug-in Hybrid (PHEV), hingga strong hybrid.

Misalnya untuk varian hybrid terdapat pada model Hyundai Santa fe terbaru, Sonata, IONIQ, dan Azera. Lainnya, ada IONIQ PHEV dan i30 MHEV.

Pasar mobil hybrid di Indonesia terus tumbuh

Deretan mobil hybrid Toyota Indonesia. Foto: dok. Istimewa

Catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, pasar mobil hybrid di dalam negeri alami pertumbuhan penjualan. Sebagai contoh, sepanjang tahun 2023 setidaknya ada 38.908 unit, di luar perhitungan Suzuki Ertiga dan XL7 mild hybrid.

  • Toyota Innova Zenix Hybrid 27.705 unit

  • Toyota Yaris Cross Hybrid 5.476 unit

  • Honda CR-V Hybrid 1.527 unit

  • Toyota Corolla Cross Hybrid 1.217 unit

  • Lexus RX350h 813 unit

  • Toyota Camry Hybrid 494 unit

  • Wuling Almaz Hybrid 399 unit

  • Toyota Alphard Hybrid 360 unit

  • Lexus LM Hybrid 341 unit

  • Lexus ES300h 187 unit

  • Nissan Kicks e-Power 141 unit

  • Toyota Corolla Altis Hybrid 128 unit

  • Lexus RX500h 46 unit

  • Toyota C-HR Hybrid 37 unit

  • BMW XM PHEV 15 unit

  • Lexus UX250h 10 unit

  • Lexus LS500 Hybrid 8 unit

  • Mitsubishi Outlander PHEV 3 unit

  • Toyota Vellfire Hybrid 1 unit.

Toyota dan Lexus sudah menjual mobil hybrid secara wholesales dengan total 36.636 unit. Rinciannya Toyota sebanyak 35.418 unit dan Lexus 1.405 unit. Innova Zenix Hybrid jadi model yang paling laris dari Toyota dengan jumlah 27.705 unit, sedangkan Lexus mengandalkan RX350h yang totalnya 813 unit.

Klasemen lima besar mobil hybrid terlaris 2023 mayoritas diisi oleh Toyota, posisi ketiga datang dari kompetitor sesama Jepang yakni Honda CR-V hybrid yang baru meluncur jelang akhir tahun lalu.

***