Ikuti Jakarta, Tangerang Selatan Berlakukan Crowd Free Night

7 Februari 2022 11:57 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas kepolisian menyusun pembatas jalan saat akan melakukan penutupan jalan di kawasan Bulungan, Jakarta, Senin (21/6/2021). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kepolisian menyusun pembatas jalan saat akan melakukan penutupan jalan di kawasan Bulungan, Jakarta, Senin (21/6/2021). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan resmi menerapkan pembatasan mobilitas berupa penutupan ruas jalan saat malam hari atau crowd free night mulai Minggu (6/2/2022).
ADVERTISEMENT
Kebijakan penerapan crowd free night ini mengikuti kebijakan serupa yang dilakukan Polda Metro Jaya di 6 ruas jalan Jakarta. Dilakukannya crowd free night ini, tentu saja bertujuan untuk mencegah penularan COVID-19 semakin meningkat.
"Giat crowd free night ini dilaksanakan untuk memutus penyebaran COVID-19 di wilayah hukum Polres Tangsel," ujar Kasatlantas Polres Tangerang Selatan, AKP Dicky Dwi Priambudi Arief Sutarman, kepada kumparanOTO, Minggu (6/2/2022) malam.
Petugas berjaga menghalau kendaraan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman saat Crowd Free Night Tahun Baru 2022 (1/1/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Lebih lanjut, Dicky mengatakan penerapan crowd free night ini akan dilakukan setiap malam mulai jam 12 malam hingga jam 4 pagi.
"Berlaku setiap hari sampai kondisi pandemi COVID-19 kembali mereda," terang Dicky.

Crowd free night berlaku secara acak

Sayangnya, berbeda dengan DKI Jakarta, jumlah dan lokasi ruas jalan yang ditutup di Tangerang Selatan akan berbeda-beda setiap harinya. Tergantung pada kawasan mana yang berpotensi ramai mobilitas di hari tersebut.
ADVERTISEMENT
"Kami akan lakukan penutupan secara random atau acak. Apabila ada kawasan-kawasan yang masih ramai mobilitas atau kerumunan dan banyak melanggar prokes, maka akan kami sterilkan," beber Dicky.
Dengan adanya pembatasan mobilitas saat malam hari ini, Dicky berharap agar seluruh warga Tangsel membatasi aktivitasnya di malam hari, terutama untuk hal-hal yang tidak darurat.
***