Indomobil Akuisi NMI, Ekspansi Kapasitas Produksi Pabrik National Assembler
·waktu baca 2 menit

Indomobil Sukses International melalui PT National Assembler (NA) belum lama ini mengumumkan akuisisi mayoritas saham PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Diketahui entitas tersebut merupakan fasilitas produksi kendaraan di Purwakarta, Jawa Barat.
NMI dulunya merupakan pabrik mobil Nissan dan Datsun. Berdasarkan catatan kumparan, perusahaan terakhir membuat mobil beremblem Nissan pada Januari 2019 dan merek Datsun di Januari 2020.
"Setelah pengambilalihan salam dilakukan, NA akan memiliki 99,9 persen kepemilikan saham dalam NMI," terang Presiden Direktur PT Indomobil Sukses International Jusak Kertowidjojo dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia tertanggal 29 Agustus 2025.
Lanjutnya akuisisi tersebut guna meningkatkan kinerja usaha di Indomobil Group, dengan menambahkan portofolio perusahaan yang bergerak di bidang perakitan kendaraan bermotor.
Perluasan kapasitas produksi National Assembler
Jusak ditemui terpisah di Jakarta belum dapat menerangkan lebih jauh mengenai proyeksi operasional pabrik NMI. Termasuk model apa saja yang bakal dirakit di sana.
"Pabrik nissan kami ambil, namun belum ada kepastian. Tetapi kami perlu pabrik itu karena kami banyak merek," ujarnya di sela-sela pengumuman harga mobil listrik AION UT di Jakarta, Rabu (10/9) malam.
"Kami sedang inventarisasi, kan baru beli jadi mesti dicek satu per satu, harus ada repair segala macam dan sekarang lagi jalan. Setelah itu baru bisa membuat rencana (produksi kendaraan)," lanjutnya.
Dengan demikian fasilitas di bawah kendali NA bertambah. Saat ini satu lokasi di Cikampek tengah beroperasi sebagai tempat perakitan kendaraan merek otomotif di bawah Indomobil Group.
Pabrik tersebut kini menaungi produksi empat merek: Citroen, AION, Maxus, dan Volkswagen. Semua merek memanfaatkan fasilitas perakitan tersebut untuk mengikuti program insentif CBU mobil listrik, yang salah satu syaratnya menunjukkan komitmen investasi lokalisasi.
