Ingat Lagi, Pengoperasian Transmisi 1 dan 2 di Mobil Matik

21 Juni 2022 10:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilutrasi transmisi mobil matik Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilutrasi transmisi mobil matik Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Mobil dengan transmisi otomatik makin digandrungi karena dinilai mudah pengoperasiannya dan nyaman digunakan, apalagi bagi yang sering melewati jalanan yang lalu lintasnya padat.
ADVERTISEMENT
Sedikit berbeda dengan transmisi manual, transmisi matik punya keunikan tersendiri. Terutama pada bagian tuas transmisi yang memiliki deret huruf atau angka yang bisa saja berbeda-beda dengan kendaraan lainnya.
Pada umumnya, transmisi matik pada mobil memiliki simbol atau huruf seperti P yang berarti Park yang digunakan saat mobil terparkir. Kemudian R atau Reverse yang artinya posisi gigi mundur.
Lalu ada N yang berarti Neutral atau posisi netral yang artinya transmisi tidak mengunci pada gigi mana pun. Lalu yang paling umum adalah D alias Drive, posisi yang paling sering digunakan karena memang berfungsi untuk masuk ke perpindahan gigi rendah hingga paling tinggi secara otomatis.
Nah, tetapi tidak jarang di antara kita menyadari ada huruf atau angka lainnya yang kerap dijumpai pada transmisi matik. Misalnya angka 1 atau angka 2. Apa fungsinya?
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Desain tuas transmisi Toyota Kijang (Innova) generasi kelima Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Desain tuas transmisi Toyota Kijang (Innova) generasi kelima Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi menjelaskan bahwa angka-angka tersebut merujuk pada fungsi khusus ketika mobil hendak melewati jalan tertentu.
“Istilahnya mirip dengan transmisi manual, kalau tuas ditaruh pada posisi angka satu. Maka sistem akan mengunci hanya di gigi 1 saja, sama halnya seperti angka 2 sistemnya akan membatasi transmisi untuk berpindah gigi sampai 2 saja,” terang Didi kepada kumparan.
Lebih lanjut, Didi menjelaskan hal tersebut dimaksudkan agar ketika mobil dalam situasi jalan menurun yang sudutnya lumayan tajam dan mobil butuh engine brake untuk membantu fungsi rem utama agar kinerjanya tidak berat.
“Begitu juga saat jalan menanjak, jika mobil dalam keadaan terisi penuh atau lebih berat dari biasanya dan membutuhkan torsi lebih, bisa menempatkan pada gigi yang lebih rendah, misalnya hanya pada gigi satu saja,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Sehingga, ketika menanjak transmisi tidak perlu sering mengganti ke posisi gigi yang lebih tinggi dan mencegah hilangnya momentum ketika menanjak akibat jeda saat proses mengganti gigi.
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020