Ini Alasannya Helm Motor Tak Boleh Diletakkan di Spion

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pengemudi sedang menaruh helm. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pengemudi sedang menaruh helm. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Secara sadar atau tidak, banyak pemotor mungkin termasuk Anda yang sesudah menggunakan helm motor langsung meletakkannya di spion. Bukannya tanpa sebab, ini karena spion jadi lokasi yang paling mudah buat menaruh helm.

Namun ternyata, perilaku tersebut kalau terus dilakukan bisa berakibat buruk pada komponen helm. Terlebih pada lapisan EPS atau Expanded Polystyrene/Styrofoam yang bentuknya seperti gabus/styrofoam yang berwarna hitam atau putih.

EPS pada helm. Foto: dok. 6D Helmets

Kusnadi Naim, salah satu penggawa komunitas Belajar Helm mengungkapkan, memang efeknya tidak langsung dirasakan oleh pemilik helm. Sebab, kerusakannya tidak kasat mata.

"Sebenarnya efeknya enggak terlalu besar banget, tapi EPS jadi luka karena tertekan oleh ujung spion, busa juga ikut tertekan jadi gampang kempes," katanya saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.

Kondisi busa helm sebelum dicuci Foto: dok. Muhammad Irfan Lubis

Untuk EPS yang sudah tertekan pada area tertentu, bisa kehilangan fungsinya guna meredam energi benturan bila sewaktu-waktu terjatuh.

EPS yang punya material layaknya styrofoam atau gabus yang padat, apabila tertekan dalam waktu yang lama bisa berubah menjadi pipih sehingga tidak mampu menyerap energi benturan yang besar.

Lapisan inner shell helm Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Bagian lain di helm juga gampang rusak

Tambah Kusnadi, kerusakan bukan cuma terjadi pada lapisan EPS saja. Busa helm yang jadi komponen pelapis yang empuk dan halus sebelum kepala mengenai EPS, juga bisa rusak.

Gejalanya sama seperti EPS, kalau lama-kelamaan tertekan busanya jadi lembek sehingga bisa mengurangi kenyamanan saat mengenakan helm.

Ilustrasi helm di motor Foto: Deanda Dewindaru/kumparan

Sementara kalau dari sisi keamanan, helm yang hanya diletakkan di spion juga mudah dicuri orang. "Maka perilaku tersebut (meletakkan helm di spion) tidak disarankan," tambah Kusnadi.

Rekomendasi yang tepat menyimpan helm motor

Untuk itu, saran terbaik untuk menyimpan helm ketika habis dipakai adalah memasukkannya pada kantung helm yang telah disediakan pabrikan. Selain permukaan batok bisa terlindungi, juga terhindar dari berbagai macam kotoran dan debu.

Bagasi BMW C400X, ilustrasi bagasi motor yang terisi helm full face Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Setelahnya simpan pada bagasi motor apabila kapasitasnya cukup menyimpan helm, atau letakkan pada permukaan yang datar juga pada rak yang dimensinya muat helm biar kondisinya tetap baik.

collection embed figure

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

***

Saksikan video menarik di bawah ini.