Ini Daftar Mobil Baru yang Berpotensi Dapatkan Diskon PPnBM Permanen
·waktu baca 2 menit

Program diskon PPnBM untuk mobil baru dinilai sangat efektif bantu pemulihan industri otomotif di tengah pandemi. Kini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan diskon PPnBM 100 persen akan dipermanenkan.
Syarat baru yang diajukan oleh Kemenperin untuk mendapatkan diskon PPnBM, kendaraan roda empat setidaknya harus memiliki pembelian lokal atau local purchase sebesar 80 persen.
“Pemerintah sedang mempersiapkannya secara berhati-hati dengan memperhitungkan cost and benefit, serta menyusun time frame-nya,” terang Agus melalui keterangan resminya.
Adapun, diskon PPnBM yang saat ini sedang berlaku hingga akhir tahun 2021 hanya mewajibkan local purchase minimal 60 persen.
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021, dengan ketentuan diskon PPnBM 100 persen untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc. Diskon 50 persen untuk mobil dengan isi silinder 1.501-2.500 cc berpenggerak 4x2, dan diskon 25 persen untuk mobil kapasitas sama dan berpenggerak 4x4.
Mengacu pada Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1737 Tahun 2021 tentang PPnBM DTP, terdapat 36 mobil yang bisa menikmati insentif tersebut dengan local purchase 60 persen.
Sementara itu, hanya ada 11 mobil dengan local purchase minimal 80 persen sehingga berpotensi mendapatkan diskon PPnBM permanen. Berikut ini lengkapnya.
Honda Brio Satya 91 persen
Toyota Agya 85 persen
Toyota Calya 85 persen
Daihatsu Sigra 85 persen
Daihatsu Ayla 85 persen
Honda HR-V 1.8L 84 persen
Toyota Veloz 83 persen
Toyota Kijang Innova 83 persen
Mitsubishi Xpander 80 persen
Mitsubishi Xpander Cross 80 persen
Nissan Livina 80 persen.
Agus menjelaskan, dengan industri pendukung otomotif yang jumlahnya sangat besar, pemberian insentif diharapkan mampu mendorong pendalaman struktur manufaktur di Indonesia.
“Tentu agar berhasil, kita memberikan insentif pada produsen untuk berlomba melakukan pendalaman struktur di tanah air,” jelas Agus.
Diskon PPnBM bantu pulihkan sektor otomotif
Kehadiran insentif diskon PPnBM memang terbukti mampu membantu pemulihan sektor otomotif. Ini terlihat dari terdongkraknya penjualan mobil baru sepanjang bulan Maret hingga November 2021.
Agus mengatakan, sepanjang periode tersebut penjualan mobil baru terdongkrak sebanyak 487 ribu unit atau mengalami kenaikan sebesar 71 persen dibandingkan dengan periode yang sama.
”Saya memberikan penghargaan kepada pabrik otomotif dan para dealer yang turut membantu, mendorong, memfasilitasi para pembeli untuk mendapatkan dan memanfaatkan stimulus ini dengan tambahan promosi dan potongan harga lainnya,” tambah Agus.
