Ini Daftar Mobil Baru yang Berpotensi Dapatkan Diskon PPnBM Permanen

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Pameran Otomotif GIIAS 2021. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pameran Otomotif GIIAS 2021. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO

Program diskon PPnBM untuk mobil baru dinilai sangat efektif bantu pemulihan industri otomotif di tengah pandemi. Kini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan diskon PPnBM 100 persen akan dipermanenkan.

Syarat baru yang diajukan oleh Kemenperin untuk mendapatkan diskon PPnBM, kendaraan roda empat setidaknya harus memiliki pembelian lokal atau local purchase sebesar 80 persen.

“Pemerintah sedang mempersiapkannya secara berhati-hati dengan memperhitungkan cost and benefit, serta menyusun time frame-nya,” terang Agus melalui keterangan resminya.

Tampilan luar Mitsubishi Xpander Exceed Foto: dok. Muhammad Haldin Fadhila/kumparan

Adapun, diskon PPnBM yang saat ini sedang berlaku hingga akhir tahun 2021 hanya mewajibkan local purchase minimal 60 persen.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021, dengan ketentuan diskon PPnBM 100 persen untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc. Diskon 50 persen untuk mobil dengan isi silinder 1.501-2.500 cc berpenggerak 4x2, dan diskon 25 persen untuk mobil kapasitas sama dan berpenggerak 4x4.

Mengacu pada Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1737 Tahun 2021 tentang PPnBM DTP, terdapat 36 mobil yang bisa menikmati insentif tersebut dengan local purchase 60 persen.

Wajah baru GIIAS 2021 tanpa kertas brosur dan naik kasta. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO

Sementara itu, hanya ada 11 mobil dengan local purchase minimal 80 persen sehingga berpotensi mendapatkan diskon PPnBM permanen. Berikut ini lengkapnya.

  1. Honda Brio Satya 91 persen

  2. Toyota Agya 85 persen

  3. Toyota Calya 85 persen

  4. Daihatsu Sigra 85 persen

  5. Daihatsu Ayla 85 persen

  6. Honda HR-V 1.8L 84 persen

  7. Toyota Veloz 83 persen

  8. Toyota Kijang Innova 83 persen

  9. Mitsubishi Xpander 80 persen

  10. Mitsubishi Xpander Cross 80 persen

  11. Nissan Livina 80 persen.

Agus menjelaskan, dengan industri pendukung otomotif yang jumlahnya sangat besar, pemberian insentif diharapkan mampu mendorong pendalaman struktur manufaktur di Indonesia.

“Tentu agar berhasil, kita memberikan insentif pada produsen untuk berlomba melakukan pendalaman struktur di tanah air,” jelas Agus.

Diskon PPnBM bantu pulihkan sektor otomotif

Kehadiran insentif diskon PPnBM memang terbukti mampu membantu pemulihan sektor otomotif. Ini terlihat dari terdongkraknya penjualan mobil baru sepanjang bulan Maret hingga November 2021.

Suasana Pameran Otomotif GIIAS 2021. Foto: dok. Muhammad Haldin Fadhila/kumparan

Agus mengatakan, sepanjang periode tersebut penjualan mobil baru terdongkrak sebanyak 487 ribu unit atau mengalami kenaikan sebesar 71 persen dibandingkan dengan periode yang sama.

”Saya memberikan penghargaan kepada pabrik otomotif dan para dealer yang turut membantu, mendorong, memfasilitasi para pembeli untuk mendapatkan dan memanfaatkan stimulus ini dengan tambahan promosi dan potongan harga lainnya,” tambah Agus.