Isi Garasi Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan, Ada Yamaha Mio Karbu

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf mengikuti pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf mengikuti pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet Merah Putih dengan menghadirkan sejumlah menteri baru. Salah satu yang jadi sorotan adalah lahirnya Kementerian Haji dan Umrah, lembaga baru yang dipimpin oleh Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan.

Irfan dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah pertama dalam sejarah Indonesia di Istana Negara, Senin (8/9). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji.

Pria kelahiran Jombang pada 24 Juni 1962 merupakan putra dari KH Yusuf Hasyim (Pak Ud) dan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy'ari.

Sebagai pejabat negara, harta kekayaan Gus Irfan tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK. Total hartanya yang mencapai Rp 16,2 miliar, koleksi kendaraan pribadi sang menteri justru terbilang sederhana.

Ilustrasi Yamaha Mio. Foto: Jimmy Anwar/Mio Nizer

Berdasarkan data LHKPN periode 2024, Irfan tercatat hanya memiliki tiga kendaraan dengan nilai total Rp 505 juta. Rinciannya adalah satu unit mobil dan dua unit sepeda motor.

Isi Garasi Menteri Haji dan Umrah M Irfan Yusuf:

  1. Mitsubishi Pajero Sport 2021 – hasil sendiri, senilai Rp 500 juta

  2. Honda Vario 2010 – hasil sendiri, senilai Rp 3 juta

  3. Yamaha Mio 2008 – hasil sendiri, senilai Rp 2 juta

Kendaraan termahalnya adalah Mitsubishi Pajero Sport lansiran 2021. SUV ladder-frame tersebut memang populer di kalangan pejabat maupun masyarakat umum karena dikenal tangguh, lega, dan berkarakter gagah.

Mitsubishi Pajero Sport. Foto: MMKSI

Sementara itu, koleksi roda duanya jauh lebih sederhana. Irfan masih menyimpan Honda Vario generasi awal tahun 2010, serta Yamaha Mio lansiran 2008 yang masih berpengabut karburator. Keduanya kini bernilai total Rp 5 juta, namun tetap menjadi bagian dari daftar resmi harta kekayaan.

Di luar kendaraan, aset terbesar Irfan berasal dari tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 13,26 miliar, tersebar di Jombang dan Surabaya. Ia juga memiliki kas dan setara kas Rp 2,4 miliar, serta harta bergerak lain senilai Rp 70 juta.

Meski punya total kekayaan belasan miliar, pilihan kendaraan Irfan bisa dibilang cukup membumi. Satu SUV populer sebagai mobil utama, sementara motor lawas tetap dipertahankan di garasinya.