Isuzu Traga Andalan Ekspor, TKDN Tinggi dan Laris di 25 Negara

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Isuzu Traga AC resmi diluncurkan di GIICOMVEC 2026 (8/4/2026).  Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Isuzu Traga AC resmi diluncurkan di GIICOMVEC 2026 (8/4/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

Indonesia masih menjadi satu-satunya negara yang memproduksi Isuzu Traga. Model global semata wayang jenama asal Jepang tersebut memang dikembangkan dan lahir di Isuzu Karawang Plant, Jawa Barat sejak 2018.

Menurut laman resmi Isuzu, Traga basisnya dibangun menggunakan platform D-Max. Jantung mekanisnya menggunakan unit diesel berkode 4JA1 yang ikonik berkapasitas 2.500 cc dengan teknologi common rail bersertifikasi Euro 4.

Saat ini, seri Traga menjadi tulang punggung penjualan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Penyaluran dari pabrik ke diler atau wholesales sepanjang Januari-Juni 2026 sudah mencapai 6.042 unit, disusul Elf truck series yang terjual 5.335 unit.

Wholesales Isuzu Januari-Juni 2026

  1. Isuzu Traga: 6.042 unit

  2. Isuzu Elf: 5.335 unit

  3. Isuzu Giga: 1.651 unit

  4. Isuzu Elf Bus: 708 unit

  5. Isuzu D-Max: 139 unit

  6. Isuzu MU-X 4x4: 15 unit.

Aktivitas produksi pabrik PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

Tidak hanya pasar domestik, Traga juga disebut diminati oleh negara-negara tujuan ekspor. Serta secara komposisi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) punya nilai lebih tinggi dibanding model Isuzu lainnya.

"TKDN-nya itu lebih kurang 62,5 persen. Saat ini kita ada varian Elf itu ada 4 dan 6 ban, itu lebih kurang range-nya karena ada banyak sekali varian di rentang 47-49 persen. Sedangkan Giga itu hampir menyentuh 40 persen," jelas Engineering and Production Director IAMI, Rodko Purba di Karawang, (20/7).

Rinciannya, Traga mengantongi nilai sebesar 46,45 persen, kemudian Elf series 33,04 persen, dan Giga sebesar 38,07 persen. Sejak 2019 hingga kini, tercatat sudah ada 25 negara tujuan ekspor Isuzu Indonesia meliputi Jepang, Filipina, Afrika Selatan, dan Panama.

"Selama proses ini ada yang namanya tag time, untuk Giga itu takt time setiap 40 menit keluar 1 unit. Kalau Elf sama Traga kira-kira 7 menit, kecuali UD (Trucks) itu dia banyak komponennya, perbandingannya 2 (unit) UD, 3 (unit) Giga. Kira-kira begitu," kata Rodko.

Selain penjualan, angka produksi Isuzu selama Januari-Juni tahun ini turut mengalami peningkatan yakni sebanyak 16.329 unit alias naik 2,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), demikian berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).