Jadi Langganan Showroom, Bengkel Interior Ini Garap 100 Mobil Sebulan

Tampilan kabin ikut menentukan cepat tidaknya mobil bekas terjual. Untuk itu pedagang biasanya merapikan jok, panel pintu, sampai dasbor sebelum unitnya dipromosikan di kiosnya atau sosial media. Kebutuhan itu pun membuat bengkel khusus interior kebanjiran pesanan dari para pedagang.
Imam, pemilik bengkel Imam Garage/Lotus Car, mengatakan bahwa pedagang dan pemilik showroom menyumbang sekitar 60 persen dari total pelanggannya. Sisanya sebanyak 40 persen merupakan pemilik mobil perorangan.
Jumlah showroom yang masuk ke bengkelnya pun mencapai belasan sampai puluhan setiap bulan. Ia bilang pekerjaan yang masuk dari para pedagang bisa tembus sampai 100 mobil dalam sebulan.
“Pelanggan kami datang dari Tambun, Serpong, BSD, Bali juga ada. Awalnya justru dari pedagang mobil bekas, bukan showroom besar, lalu menyebar dari mulut ke mulut. Belum lagi yang perorangan dari rumahan,” kata Imam saat ditemui kumparan di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Menurutnya, para pedagang itu mengejar waktu pengerjaan yang singkat. Mobil yang baru mereka beli biasanya harus segera dipajang kembali di showroom. Di bengkel Imam, pengecatan satu jok mobil tuntas dalam waktu dua jam.
Untuk mengikuti ritme tersebut, bengkel melayani pengerjaan selama 24 jam setiap hari dengan sistem janji temu. Pengerjaan bisa dimulai pagi, sore, malam, bahkan menjelang subuh.
“Kalau retrim dasbor kami pernah ke Makassar dan Kalimantan, mereka biasanya panggilan, jadi mekanik yang ke sana. Wah kalau di Jakarta mah rajanya, setiap hari pasti, showroom besar dan sudah pada punya nama” ujarnya.
Mobil yang masuk dari showroom kebanyakan berasal dari kelas menengah ke atas. Model yang sering ditangani antara lain Toyota Alphard, Camry, Altis, Harrier, sampai Land Cruiser, ditambah mobil-mobil Eropa termasuk Tesla.
Imam menjelaskan, tiap merek mobil punya keluhan yang khas. Dasbor retak banyak ditemukan pada model Jepang keluaran lama, sedangkan mobil Eropa lawas kerap bermasalah pada plafon kabin.
Tidak hanya jadi langganan showroom mobil bekas, ia menyebut bengkelnya pernah dipercaya sejumlah selebgram sampai seorang bupati dari Jawa Tengah.
Imam sendiri mulai menggarap interior mobil sejak tahun 2008, berawal dari usaha poles bodi yang dirintis dua tahun sebelumnya. Ilmunya didapat dari membongkar mobil bekas kecelakaan, ditambah kursus khusus selama sekitar dua bulan untuk mendalami interior mobil.
