Jaga Kualitas, V-Kool Enggan Jual Kaca Film Murah

10 Mei 2024 17:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pemasangan kaca film V-Kool. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemasangan kaca film V-Kool. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Menjamurnya kaca film dengan harga di bawah Rp 2 juta tidak membuat V-Kool takut kehilangan pasar. Jenama asal Amerika Serikat ini akan tetap konsisten di segmen menengah dan menengah ke atas demi menjaga kualitas produknya.
ADVERTISEMENT
Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari Linda Wijaya menjelaskan, V-Kool tidak pernah mengurangi kualitas demi permintaan pasar. Meskipun saat ini banyak kaca film dengan harga murah V-Kool akan tetap konsisten dengan produk yang sudah ada saat ini.
“Sekarang Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta itu mereka sudah bisa membeli kaca film. Namun V-Kool dengan kualitasnya itu tidak bisa. Harga produksi atau harga modal aja 1,5 juta itu tidak bisa. Dan ini tidak pernah ditolerir oleh produsen V-Kool,” ujar Linda saat ditemui kumparan di V-Kool Flagship, Sunter, Rabu (9/5).
Lebih lanjut, bagi Linda tantangan tersebut bukan suatu masalah yang serius. Terlebih, pasar kaca film di Indonesia banyak pilihan merek dengan kualitas dan segmennya masing-masing. Terlebih V-Kool telah memiliki banyak konsumen loyal.
Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari, Linda Wijaya. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
“Jadi enggak apa-apa, tetap pasaran ini kan sangat beragam. Ada i ada red ocean it's okay, mau ke blue ocean silakan, yang berkecimpung di red ocean juga silakan-silakan aja ikannya bisa berenang di mana saja,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Linda pun memaparkan, saat ini V-Kool berada di posisi pasar yang lebih tinggi, menyesuaikan market dari produk yang dijual. Faktor tersebut jadi alasan kuat untuk tidak ikut bermain di segmen kaca film dengan harga murah.
“Memang kualitas maupun brand-nya itu sudah di posisi tersebut. Itu semua sudah ada marketnya masing-masing. Jadi tidak ada brand yang sudah di atas itu akan menurunkan kualitasnya untuk mengambil red cean itu, untuk berenang di lautan merah tersebut. Jadi biarlah V-Kool tetap disitu saja. Di posisinya yang apa adanya,” tutup Linda.