Jangan Salah, Ini 6 Panduan Setel Rantai Motor yang Benar

4 September 2020 15:31
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi rantai motor Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rantai motor Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Rantai jadi komponen penting pada sepeda motor untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Nah, jika setelan gerak bebas rantai tak sesuai akan berpengaruh pada kenyamanan berkendara.
ADVERTISEMENT
Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom menjelaskan kondisi rantai yang terlalu kencang atau terlalu kendur bisa berdampak pada performa kendaraan dan keawetan komponen dari gir hingga rantai motor.
"Jarak main rantai yang ideal berpengaruh pada performa motor. Jika terlalu kendur, selain bisa lepas, tarikan motor juga akan terasa 'boyo' dan efeknya ke bahan bakar," kata Slamet kepada kumparan.
Ilustrasi memotong rantai sepeda motor.  Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memotong rantai sepeda motor. Foto: dok. Istimewa
Sementara jika terlalu kencang, potensi rantai mengalami putus besar terjadi. Slamet juga menambahkan bila setelan rantai terlalu kencang akan mengikis komponen gir dengan cepat.
"Untuk pengecekan kan sebenarnya mudah, dari fisik kita bisa melihat. Cuma kebanyakan orang sering anggap sepele. Penyetelan dan pelumasan tidak butuh waktu lama, 10 menit juga sudah selesai," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
Nah, daripada repot ke bengkel atau menunggu jadwal servis lebih baik kencangkan sendiri rantai motor. Caranya pun terbilang mudah, meski memang harus menyiapkan dan memperhatikan beberapa hal. Sebagai panduan, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini.
Mengukur ketegangan rantai. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mengukur ketegangan rantai. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
  • Pertama posisikan motor dalam standar tengah, kemudian cek terlebih dahulu kekencangan rantai ini bisa dengan mendorong ke atas, biasanya rantai normal akan ada di jarak main 30-40 mm. Jika memang melewati batas itu, berarti waktunya untuk dikencangkan.
Kunci-kunci  yang harus disiapkan. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kunci-kunci yang harus disiapkan. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
  • Untuk proses pengencangan kumparan menggunakan Honda CBR250R. Kunci yang harus disiapkan adalah ring 19 dan 24, ini untuk mengendurkan as roda belakang. Dan kunci 12 untuk mengatur ketegangan rantai. Namun untuk motor 150 cc ke bawah biasanya menggunakan kunci ring 14 dan 17.
Kunci untuk membuka as roda. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kunci untuk membuka as roda. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
  • Jika sudah tersedia kunci pasnya, langkah selanjutnya adalah mengendurkan as roda pakai kunci 19 dan 24 tadi (disesuaikan dengan ukuran as roda motor Anda). Pastikan as roda tetap di posisi tengah.
Mengatur kekencangan rantai. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mengatur kekencangan rantai. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
  • Jika baut as roda sudah cukup kendur, tinggal Anda atur kekencangan rantai dengan memutar baut penyetelan di bagian ujung lengan ayun dengan kunci 12. Agar kekencangan tepat, perhatikan posisi bautnya, umumnya sudah disediakan batasan di sisi samping lengan ayun. Pastikan juga bagian kiri dan kanan sama.
Kunci untuk membuka as roda. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kunci untuk membuka as roda. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
  • Setelah mendapatkan setelan rantai yang cocok, pasang dan kencangkan semua baut tadi. Nah, saat mengencangkan as roda, jaga posisinya agar tepat di tengah.
Ilustrasi rantai motor Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rantai motor Foto: Istimewa
  • Terakhir putar roda dan pastikan rantai masih punya jarak main yang aman. Oh iya, jangan lupa ya sempatkan untuk melumasi rantai agar lebih awet dan suara bisa diminimalisir.
ADVERTISEMENT
Selamat mencoba guys!
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020