Jangan Siram Cakram Rem Motor yang Masih Panas dengan Air, Ini Risikonya

17 Januari 2024 12:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi cakram rem pada motor Foto: dok. Istimrea
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cakram rem pada motor Foto: dok. Istimrea
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sebuah cuplikan video di media sosial memperlihatkan pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan untuk mengambil sebuah botol dengan air di dalamnya. Setelahnya, ia menyiram air tersebut ke rem depan yang masih panas.
ADVERTISEMENT
Suhu piringan rem yang panas akibat gesekan hebat dan berlebih memang membuat kinerja rem berpotensi menjadi blong atau tidak berfungsi sama sekali. Namun, tindakan yang sekilas bermanfaat itu sebenarnya menimbulkan dampak tersembunyi lainnya.
Ketua Bidang Road Safety & Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Victor Assani menyebut, sebaiknya jangan langsung menyiramkan cakram rem yang masih sangat panas dengan dalih agar suhu bisa segera turun.
"Kaitannya adalah ke material komponen yang secara fisika pasti akan terdampak. Ketika terjadi panas yang ekstrem kemudian langsung disiram pasti akan terjadi pengerutan yang mendadak dan respons yang tidak merata sehingga bisa berdampak pada bentuk maupun kualitas material yang berkurang," buka Victor kepada kumparan.
Victor melanjutkan, dalam jangka panjang terlebih cukup sering dilakukan, permukaan cakram dapat mengalami retak dari ukuran yang sangat kecil hingga menjalar ke permukaan lainnya dan membesar.
ADVERTISEMENT
"Ini berbahaya, cakram juga bisa berubah bentuk seperti terdapat perubahan kerataan, walaupun tidak signifikan tapi ini akan berefek pada kualitas pengereman. Bisa juga mengubah sifat material yang semakin keras, sehingga titik cengkeraman akan berkurang," jelasnya.
Akibatnya, tentu saja kegagalan pengereman, dengan kondisi cakram yang sudah rusak dari kualitas, meski sistem rem tidak mengalami kinerja yang sangat berat pada saat digunakan kemudian hari.

Sebaiknya berhenti sesaat menunggu suhu rem cakram mereda

Ilustrasi rem motor yang masih panas disiram dengan air. Foto: Istimewa
"Solusinya adalah pengendara memahami benar wilayah yang dilalui, kemudian juga paham cara penggunaan rem yang efektif serta kalau memang mengalami panas yang ekstrem, ya sebaiknya berhenti sementara waktu terlebih dahulu untuk mendinginkan cakram," imbuhnya.
"Tidak ada waktu yang spesifik, karena tergantung kepada tingkat panas ketika berhenti atau kondisi suhu sekitar. Tetapi menurut saya untuk cakram sepeda motor di kisaran 5-10 menit sudah cukup," pungkas Victor.
ADVERTISEMENT
***