Kabar Terbaru SUV Bongsor XPeng GX, Kapan Dijual di Indonesia?

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
XPENG GX di GIIAS 2026. Foto: Dok. Xpeng
zoom-in-whitePerbesar
XPENG GX di GIIAS 2026. Foto: Dok. Xpeng

Pasar kendaraan listrik di Tanah Air terus dibanjiri model-model baru yang menggoda. Namun, bagi Anda yang kepincut dengan SUV listrik berukuran besar Xpeng GX, tampaknya harus lebih bersabar karena unitnya belum resmi dijual untuk konsumen dalam negeri.

Padahal, SUV bongsor ini sempat mencuri perhatian ribuan pasang mata saat diboyong dan melantai di pameran otomotif nasional GIIAS 2026 lalu.

Usut punya usut, ada alasan utama mengapa pabrikan asal Tiongkok tersebut masih menahan diri untuk meniagakan SUV flagship-nya di jalanan Indonesia. Faktor kesiapan konfigurasi kemudi menjadi ganjalan utamanya.

Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, menjelaskan bahwa saat ini fasilitas manufaktur Xpeng secara global masih memprioritaskan produksi untuk varian setir kiri.

"Responsnya bagus sekali ya, karena jangan lupa GX ini SUV tiga baris, jadi 6-seater," ungkap Hari di sela acara Xpeng di Tangerang, Banten, Senin (31/8).

Xpeng G6 di GIIAS 2026. Foto: Dok. Xpeng

"Sayangnya memang GX belum ada yang setir kanan, jadi masih memenuhi market domestik Cina," sambung Hari menjelaskan situasi terkini pabrik pusat.

Lebih lanjut, Hari menerangkan bahwa pihak prinsipal Xpeng di Tiongkok saat ini tengah melakukan kalkulasi serta studi mendalam untuk mengkaji peluang produksi versi setir kanan.

Merek katanya ingin memastikan estimasi durasi indent atau masa tunggu pengiriman unit dapat dihitung secara tepat, dan logis agar tidak mengecewakan calon konsumen di Indonesia.

"Nah, ini yang sebabnya mungkin kalau pelanggan berminat untuk GX, ya kita masih eksplorasi seberapa lama pelanggan harus menunggu," terang Hari.

Lantaran kepastian lini produksi kemudi kanan masih dalam tahap studi, Xpeng Indonesia mengambil langkah tegas untuk tidak gegabah dalam menerima inden awal maupun menerbitkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Tampilan XPeng GX. Foto: Xpeng

"So far kami tidak membuka SPK ya, tapi animonya cukup baik karena banyak konsumen yang menanyakan," tegas Hari.

Di pasar asalnya, Tiongkok, SUV flagship berkapasitas 6-penumpang ini dipasarkan dengan harga mulai dari 399.800 yuan. Angka tersebut jika dikonversikan ke dalam Rupiah setara dengan Rp 1 miliaran, menempatkannya sebagai lini mobil listrik papan atas.

Secara spesifikasi, Xpeng GX tampil sangat tangguh dan intimidatif dengan proporsi bodi layaknya SUV mewah khas Eropa. Mobil ini mengusung panjang bodi mencapai 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) yang amat lapang hingga 3.115 mm.

Tampilan XPeng GX. Foto: Xpeng

Dimensi jangkung ini memungkinkan tata letak kabin tiga baris berformat 2+2+2 hadir menyajikan ruang kaki yang lega, lengkap dengan sapuan kemewahan captain seat di baris kedua.

Dari sektor performa, Xpeng GX dibekali pilihan motor listrik bertenaga gahar yang disokong oleh arsitektur platform canggih SEPA 3.0 (Smart Electric Platform Architecture). Varian tertinggi SUV ini mampu menyemburkan tenaga hingga ratusan daya kuda yang dipadu dengan paket baterai berkapasitas besar.

Tampilan XPeng GX. Foto: Xpeng

Tak hanya mengandalkan performa mesin, Xpeng GX juga dipersenjatai dengan inovasi kecerdasan buatan mutakhir (Physical AI) khas Xpeng untuk mendukung fitur keselamatan aktif, navigasi pintar, hingga sistem autonomous driving.

Sembari menunggu kepastian lini produksi kemudi kanan untuk GX, penetrasi jualan Xpeng di pasar roda empat Indonesia saat ini masih akan bertumpu pada dua amunisi utamanya yang sudah resmi diniagakan, yakni MPV listrik mewah Xpeng X9 dan SUV crossover Xpeng G6.