Otomotif
·
30 Januari 2021 19:11

Kawasaki ER-6N Bekas, Moge Favorit Buat Naik Kelas, Harganya Cuma Rp 60 Jutaan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kawasaki ER-6N Bekas, Moge Favorit Buat Naik Kelas, Harganya Cuma Rp 60 Jutaan (60359)
searchPerbesar
Kawasaki ER-6N bekas. Foto: RnJ Motosport
Kawasaki ER-6N masih jadi moge (motor gede) primadona bagi yang sudah puas naik motor sport 250 cc. Harganya yang relatif terjangkau menjadikannya alternatif moge murah.
ADVERTISEMENT
Di pasar motor bekas, Kawasaki ER-6N laris manis diburu konsumennya. Salah satu penjual moge bekas dari RnJ Motosport, Randy Syafutra mengatakan, banderol untuk menebus motor 650 cc itu hanya Rp 60 jutaan.
"Range harganya sekarang Rp 60 sampai 75 juta tergantung tahun, kondisi, dan juga part modifikasi. Paling banyak dibeli karena kubikasi mesinNYA 650 cc, harganya murah, dan ketiga bentuknya naked bisa dipakai untuk daily (harian)," kata Randy kepada kumparan, Jumat (29/1).
Kawasaki ER-6N Bekas, Moge Favorit Buat Naik Kelas, Harganya Cuma Rp 60 Jutaan (60360)
searchPerbesar
Kawasaki Ninja ER-6N. Foto: RnJ Motosport
Kategori motor bisa disebut moge apabila isi silinder mesinnya di atas 500 cc. Jadi salah satu poin plus membeli motor ini adalah Anda sudah bisa mencicipi motor besar tapi banderolnya setara motorsport baru 250 cc.
"Karakter torsinya dapet banget, tapi uniknya meski dia tipe naked sudah setang tinggi. Jadi, enggak se-cape bawa moge fairing," kata dia.
ADVERTISEMENT
Randy juga menjelaskan, motor ini bisa dibilang moge yang mudah untuk dikendalikan. Jadi bagi mereka yang sudah terbiasa membawa motor sport 250 cc akan mudah dan cepat untuk beradaptasi.
"Kita sih biasanya unit sudah ready jual ya, paling lama 1 minggu sudah keluar. Nah, untuk yang Rp 60 juta itu dapat tahun 2012, selebihnya menyesuaikan saja sama spek modifikasi," ungkapnya.

Pertimbangkan ini

Kawasaki ER-6N Bekas, Moge Favorit Buat Naik Kelas, Harganya Cuma Rp 60 Jutaan (60361)
searchPerbesar
Kawasaki ER-6N bekas. Foto: RnJ Motosport
Jika tadi kita sudah bahas beberapa poin plusnya, Kawasaki ER-N juga punya beberapa poin minus. Ini perlu Anda perhatikan agar bisa jadi pertimbangan sebelum membeli.
Randy mengatakan motor ini punya bobot yang cukup berat berkisar 204 kg, jadi untuk menaikinya harus lebih hati-hati. Kedua adalah wajib mengecek komponen fuel pump, part ini disebut jadi salah satu kelemahan ER-6N.
ADVERTISEMENT
"Problem motor ini ada di fuel pump, itu yang paling sering bermasalah biasanya dari 3 unit ada 2 yang jelek," pungkasnya.

Motor terbilang lawas, harus selektif

Kawasaki ER-6N Bekas, Moge Favorit Buat Naik Kelas, Harganya Cuma Rp 60 Jutaan (60362)
searchPerbesar
Kawasaki Ninja ER-6N. Foto: RnJ Motosport
Jika tertarik membeli rakitan 2012, artinya motor itu sekarang sudah berusia 9 tahun. Randy mengatakan biasanya sebelum dijual ke konsumen, part yang dianggap sudah tak layak akan diganti dengan yang baru.
"Karena motor sudah pemakaian lebih dari 5 tahun, harus dicek apa saja sparepart yang harus diganti. Karena bisa dibilang sudah regenerasi, jadi ada part yang harus dicek, motor ini sudah masuk fase itu," imbuhnya,

Spesifikasi Kawasaki ER-6N

Kawasaki ER-6N Bekas, Moge Favorit Buat Naik Kelas, Harganya Cuma Rp 60 Jutaan (60363)
searchPerbesar
Kawasaki ER-6N bekas. Foto: RnJ Motosport
Bicara dapur pacu, Kawasaki ER-6N mengemas mesin 2-silinder DOHC, 649 cc, 4 tak, 8 katup, pendingin cairan, dan pengabut injeksi. Di atas kertas motor ini bisa hempaskan tenaga maksimal 69,7 dk pada 8.500 rpm dan torsi puncak 64 Nm pada 7.000 rpm.
ADVERTISEMENT
Namun sektor fiturnya jangan berharap banyak, untuk tipe paling atas hanya dibekali dengan sistem pengereman aktif ABS (Anti-lock Braking System). Fitur elektronik seperti power modes, quick shifter, assist & slipper clutch, suspensi upside down tak ada di motor ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020