Kawasaki Ninja 250 SL Dapat Seragam Baru, Harganya Jadi Berapa?

11 Oktober 2019 16:16 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tampilan samping livery baru Kawasaki Racing Team untuk Ninja 250 SL. Foto: dok. Kawasaki Motor Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan samping livery baru Kawasaki Racing Team untuk Ninja 250 SL. Foto: dok. Kawasaki Motor Indonesia
ADVERTISEMENT
Setelah merilis livery limited edition untuk Kawasaki Ninja 250 pada Februari lalu, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) kembali merilis Ninja 250 SL dengan livery baru pada Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT
Livery yang dipilih adalah Kawasaki Racing Team (KRT) yang berkompetisi di ajang balap WSBK dengan pebalap Jonathan Rea dan Tom Skyes. Secara visual, tampilannya lebih sporty dan agresif.
Pemilihan livery baru ini sekaligus menandai KRT sebagai juara lima kali WSBK, Grafisnya sama persis dengan livery KRT yang baru saja menyabet gelar juara dunia WSBK 2019 lewat pebalap Jonathan Rea.
Tampilan depann livery baru Kawasaki Racing Team untuk Ninja 250 SL. Foto: dok. Kawasaki Motor Indonesia
Berdasarkan keterangan resmi dari Kawasaki Motor Indonesia, Ninja 250 SL tersedia dalam dua varian warna, yakni hijau dengan livery KRT dan putih.
Adapun soal harga, keduanya memiliki perbedaan, di mana versi livery KRT dibanderol Rp 41,5 juta on the road (OTR) Jakarta sementara untuk warna putih dilego Rp 39,9 juta OTR Jakarta.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, untuk dapur pacunya masih mempertahankan mesin lamanya yakni berkubikasi 250 cc, DOHC 4 katup, berpendingin cairan dan berpengabut injeksi.
Tampilan samping livery putih untuk Ninja 250 SL. Foto: dok. Kawasaki Motor Indonesia
Mesin tersebut dikawinkan dengan sistem transmisi 6-percepatan. Di atas kertas menjanjikan tenaga maksimal 28 PS (27,6 daya kuda) pada 9.700 rpm dan torsi maksimum berkisar 22,6 Nm pada 8.200 rpm.
Kawasaki Ninja 250 SL dihadirkan pertama kali untuk pasar Indonesia pada 2014 silam. Saat itu, motor ini dihadirkan sebagai solusi lain dari Ninja 150 RR yang harus rela disetop produksi karena alasan emisi yang mengharuskan lulus Euro 3.
Meski belum bisa melampaui ketenaran Ninja RR 150, motor ini pun bisa jadi pilihan menarik untuk segmen motor 250 bertubuh kompak. Anda tertarik?
ADVERTISEMENT