Kawasaki Tutup Kantor Pemasaran dan Diler Terbesar di Jakarta
ยทwaktu baca 2 menit

Salah satu kantor pemasaran sekaligus diler Kawasaki terbesar di Jakarta, tepatnya di Jalan Abdul Muis Petojo Selatan terlihat tutup. Pantauan kumparan yang tengah melintas di depannya, tidak ada banyak aktivitas hingga motor-motor yang dipajang di dalamnya.
Coba dikonfirmasi kepada Dept. Head Sales & Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Michael C. Tanadhi membenarkan hal tersebut. Diakuinya, kantor sales and marketing representative kini pindah ke kawasan Sunter, Jakarta Utara.
"Betul, kami sudah pindah ke dekat danau Sunter," buka Michael dihubungi kumparan, Senin (19/5/2025).
Kini di depan bekas ruang pamer motor-motor Kawasaki itu terpampang papan iklan dengan ukuran besar dari pihak pengelola gedung yang membuka diri untuk menawarkan tempatnya kepada calon penyewa baru.
"Sudah cukup lama, sekitar bulan Maret kemarin tutupnya," ujar salah seorang penjaga keamanan di lokasi kepada kumparan, Senin (19/5/2025).
Gedung itu tak sepenuhnya tutup, masih ada aktivitas dari kantor cabang bank swasta di dalamnya. Nasabah bank terkait masih dapat mengakses mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan beberapa aktivitas keuangan lainnya.
"Itu (alasan) internal kami, faktor utama adalah karena kita sudah mulai dengan bisnis baru kami di produk jetski, sehingga butuh (lokasi) di dekat air. Maka kami pindah di Jakarta Utara," timpal Michael disinggung soal alasan penutupan diler tersebut.
Kendati demikian, dirinya menegaskan aktivitas bisnis sepeda motor Kawasaki tetap berjalan seperti biasa. Sementara kantor sales and marketing representative baru di Jakarta Utara itu nantinya bisa mendukung layanan purna jual produk jetski dari Kawasaki.
"Produk motor masih berjalan dan sudah banyak showroom representatifnya. Kalau Jetski belum," pungkas Michael.
Menapak tilas sedikit, bekas salah satu diler Kawasaki terbesar di Jakarta dan di Indonesia itu resmi beroperasi pada tahun 2018 silam. Tidak seperti gedung pemasaran lainnya, Kawasaki Abdul Muis kerap pajang model-model diskontinu hingga legendaris.
