Kecelakaan Bus Brimob Angkut Rombongan Tur Sekolah, Pengamat Ingatkan Ini

3 Februari 2025 5:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bus Brimob kecelakaan di KM 72-73 Tol Pandaan-Malang, pada Sabtu (1/2) siang. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bus Brimob kecelakaan di KM 72-73 Tol Pandaan-Malang, pada Sabtu (1/2) siang. Foto: Dok. kumparan
ADVERTISEMENT
Kecelakaan bus Brimob yang membawa rombongan tur pelajar SMA 1 Porong Sidoarjo di KM 72-73 ruas tol Pandaan-Malang, Sabtu (1/2) menjadi catatan penting dalam hal menyewa kendaraan untuk tujuan wisata.
ADVERTISEMENT
Pengamat transportasi Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno mengingatkan agar masyarakat bijak saat hendak memilih bus untuk keperluan wisata.
"Masyarakat juga ingat jangan cari yang sekadar murah, ini berisiko kalau terjadi kecelakaan seperti ini. Terutama soal santunan untuk korban karena bukan bus pariwisata jadi dasarnya tidak punya," ujar Djoko dihubungi kumparan, Minggu (2/2).
Djoko melanjutkan, masyarakat atau instansi yang ingin menyewa bus pariwisata dapat memanfaatkan aplikasi Mitra Darat dari pemerintah guna mengurangi risiko mendapatkan bus yang tidak layak. Selain itu, agar status dan riwayat bus mudah dilacak.
"Ini untuk meminimalisasi, apalagi bus Brimob itu bukan pada peruntukannya untuk rombongan pariwisata. Ini kasihan penyewanya, bukan soal sudah dapat santunan, tetapi kalau begini akan menjadi sulit," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Bus Brimob kecelakaan di KM 72-73 Tol Pandaan-Malang, pada Sabtu (1/2) siang. Foto: Dok. kumparan
Bahkan dirinya menilai, alih fungsi bus Brimob dimanfaatkan sebagai pengangkut rombongan wisata untuk masyarakat umum bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan fasilitas negara. Praktik tersebut, menurut Djoko bisa saja karena faktor lainnya.
"Mungkin sambil cari tambahan, mudah-mudahan ini tidak terulang kembali," pungkasnya.
Sopir bus Moh. Khoirul Arufi (60) dan seorang siswi berinisial NR (18) menjadi korban tewas dalam kecelakaan tunggal tersebut. Bus diketahui menabrak pembatas jalan tol dan tiang marka saat perjalanan menuju Malang, Jawa Timur.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, berbelasungkawa atas peristiwa tersebut. Dia menyebut, bus yang kecelakaan merupakan bus dinas Polri RSB Pusdik Brimob Watukosek. Lokasi kecelakaan masuk wilayah Pasuruan.
"Kami turut prihatin dan berbelasungkawa terkait peristiwa ini," ungkap Dani saat menjenguk korban di RSUD Lawang.
ADVERTISEMENT
Selain korban tewas, puluhan korban lainnya yang merupakan siswa-siswi SMA dan guru pendamping terluka. Dani memastikan korban luka ini akan mendapatkan penanganan medis yang baik.