Kejar TKDN, Harga Motor Listrik Honda EM1 e: Bisa Lebih Murah?
·waktu baca 3 menit

PT Astra Honda Motor (AHM) memanfaatkan ajang GIIAS 2023 untuk meluncurkan Honda EM1 e:. Motor listrik itu dibanderol dengan estimasi harga Rp 40-45 juta termasuk baterai.
Tidak sedikit warganet yang menilai harga tersebut terbilang tinggi, beberapa beranggapan masih batas wajar karena teknologi motor listrik masih terhitung baru. Kendati demikian, Executive Vice President AHM, Thomas Wijaya membeberkan kalau EM1 berpotensi bisa lebih terjangkau dengan meningkatkan nilai TKDN.
“Bertahap ya, kan juga kita sekarang sedang proses untuk TKDN. Kita sampaikan terbuka (dengan konsumen) bahwa kita sedang mengurus TKDN untuk motor listrik ini,” ujar Thomas ketika ditemui di ICE BSD, Tangerang belum lama ini.
Dirinya mengaku, bila nilai TKDN EM1 e: ditingkatkan harapannya dapat menikmati program subsidi pemerintah potongan Rp 7 juta. Syarat untuk mendapatkannya adalah dengan harus memenuhi nilai TKDN minimal 40 persen.
“Kita coba kirimkan motornya ke konsumen pada akhir tahun ini, persiapan produksinya juga sedang kita siapkan agar bisa berjalan akhir tahun 2023,” imbuh Thomas.
Menyoal harga motor listrik EM1 yang dinilai terlalu tinggi, Thomas menanggapi bahwa apa yang ditawarkan AHM merupakan bentuk salah satu pilihan untuk konsumen Indonesia.
“Itu kan pilihan, kalau ada konsumen yang cinta motor listrik untuk penggunaan jarak dekat, silakan welcome. Segmennya berbeda, kan enggak cuma dari harga tapi juga performa, penggunaannya seperti apa, kemudian untuk motor listrik butuh infrastruktur charger sama baterainya juga,” tukasnya.
Honda EM1 e: memiliki perawakan seperti motor skutik konvensional kelas 110-125 cc. Dilengkapi dengan Honda Mobile Power Pack, jarak tempuhnya mencapai 40 kilometer dalam satu kali cas.
Dinamo listriknya bertipe hub-mounted motor yang diletakkan pada ban belakang. Kecepatan maksimum yang mampu dicapai oleh motor ini adalah 45 km/jam.
Pakai baterai MPP e: yang dapat dilepas-pasang (detachable) turut memberikan kemudahan konsumen. Pengisian daya baterai, konsumen dapat melakukan pengisian daya dengan Honda Power Pack Charger e: dengan waktu pengisian daya 2,7 jam untuk 25-75 persen.
Kemudian pengecasan 6 jam untuk dari 0-100 persen. Selain itu konsumen dapat mengunjungi Honda Power Pack Exchanger e: untuk menukar baterai yang telah terisi penuh.
Velg-nya berukuran 12 inci di bagian depan dan 10 inci di bagian belakang. Pengeremannya sudah mengadopsi sistem disc brake. Multi-information display-nya sudah menggunakan LCD. Semua lampunya sudah mengadopsi LED.
Pada sisi pengereman juga telah dilengkapi dengan cakram depan berukuran 190mm dan drum brake pada sisi belakang yang terkoneksi dengan Combi Brake System (CBS).
Sementara itu, ban depan berukuran 90/90 dengan velg 12-inci dan ban belakang berukuran 100/90 dengan velg 10-inci.
***
