Kenali Penyebab Jarum Speedometer Motor Tak Berfungsi

Speedometer jadi salah satu perangkat penting pada kendaraan. Fungsinya sebagai penunjuk kecepatan, memandu pengendaranya buat memacu kendaraannya pada batas yang telah ditentukan.
Meski begitu seiring bertambahnya usia pakai, speedometer juga bisa rusak. Tandanya, gerakan jarum speedometer tidak lagi mulus, kadang naik dan turun meskipun putaran gas konstan.
Ataupun pada kasus lain, jarum tidak lagi bergerak walaupun motor sudah dipacu atau gasnya digeber.
Namun tenang, umumnya permasalahan pada penunjuk kecepatan ini karena kabelnya yang kering, alias tidak terlumasi dengan baik. Tapi ini berlaku untuk motor yang memang masih menggunakan kabel speedometer, belum sensor yang umumnya disematkan pada poros roda belakang.
"Karena kan berumur ya sudah tua, terus juga kotoran sama air masuk ke dalam selangnya bikin korosi kemudian karatan," ujar Juki, penggawa bengkel spesialis motor matik R59 kepada kumparan, Selasa (12/11).
Apabila demikian, maka solusinya adalah dengan menambahkan pelumas ke dalam selang. Bila tak kunjung teratasi, maka boleh dibilang kabelnya yang sudah putus, jalan keluarnya adalah ganti dengan yang baru.
Selain kabel, kata Juki, penyebab speedometer mati juga timbul dari girboks atau gigi nanas yang menempel pada poros roda depan. Permasalahan timbul karena gigi lama-kelamaan aus sehingga harus diganti dengan yang baru.
"Bisa dicek satu per satu dulu, kalau kabel masih bagus, bisa juga girboks dipasangnya enggak pas, makanya enggak dapat putaran tuh, speedometer enggak ngebaca, kalau dicek ternyata kering terus aus, mesti ganti girboks paling," tambahnya lagi.
Urusan harga komponennya, kabel speedometer cukup terjangkau mulai dari Rp 35 ribuan tergantung jenis motornya.
Adapun untuk ganti girboks lebih mahal, mulai dari Rp 50 ribuan, termasuk rumah girboksnya.
