Kepolisian Gelar Operasi Lilin 2020, Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Kepolisian Republik Indonesia resmi menggelar Operasi Lilin 2020 selama libur Natal dan Tahun Baru 2021. Operasi ini berlangsung selama 15 hari, mulai dari 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.
Pada Operasi Lilin 2020 ini, Korlantas Polri akan menurunkan 191.584 petugas dan mendirikan 4.216 pos pelayanan. Adapun fokus utama pada Operasi Lilin 2020 kali ini, yaitu untuk melakukan penertiban protokol kesehatan, serta tentunya mengatur arus lalu lintas.
Tidak bertindak secara represif
Untuk penertiban protokol kesehatan, Kapolri Idham Azis meminta jajarannya untuk tidak bertindak secara represif.
"Mengedepankan kegiatan simpati. Kemudian tidak ada represif," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers Operasi Lilin beberapa waktu lalu.
Adapun kegiatan simpati yang dimaksud, lanjut Argo, yakni berupa pembagian masker dan hand sanitizer.
"Misalnya ada masyarakat menggunakan kendaraan melintas di jalan, tidak menggunakan masker. Kepolisian akan menyediakan masker maupun hand sanitizer," terang Argo.
Gelar rapid test antigen secara acak
Tak hanya itu, guna mengantisipasi penyebaran COVID-19, Kepolisian bersama Kemenhub serta Jasamarga juga akan menggelar rapid test antigen secara acak di 70 rest area tol.
"Mulai Banten hingga Cikampek ada sekitar 70 titik rest area, nantinya kita akan gelar random cek khusus menggunakan swab antigen bagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan," kata Kakorlantas Polri, Irjen Istiono, beberapa waktu lalu.
General Manager Representative Office 1 Jasamarga, Widiyatmiko Nursejati, menambahkan pada rapid test antigen secara acak itu akan difokuskan pada beberapa kriteria pengunjung, seperti pengunjung yang punya tujuan perjalanan lebih dari 3 jam, kendaraan yang punya kapasitas penumpang melebihi batas, serta kendaraan yang berasal dari zona merah corona.
"Jika hasil tesnya negatif maka diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Tapi jika reaktif, pengunjung dievakuasi oleh Satgas COVID-19 dan petugas kesehatan terlatih dibawa ke ruang isolasi sementara," tutur Widiyatmoko.
Fokuskan pengaturan arus lalu lintas di beberapa titik
Sementara untuk pengaturan arus lalu lintas, Kepolisian telah menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas, mulai dari contra flow hingga pengaturan satu arah.
Seluruh pengaturan itu, bersifat situasional tergantung pada kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. Lebih lanjut, Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudi Antariksawan, mengatakan ada beberapa ruas tol yang jadi fokus pengamanan lalu lintas. Berikut lengkapnya.
Ruas Tol Jakarta - Cikampek
Tol Jakarta - Cikampek Km 41
Pertemuan Tol Layang Japek Km 47
Pertemuan Tol Kalihurip Utama dengan Tol Cikampek Utama Km 66
Ruas Tol Jagorawi
Contraflow Km 44+600 hingga Km 46+400
Ruas Tol Dalam Kota
Pengalihan arus apabila ada indikasi kepadatan di ruas Tol Jakarta Cikampek sudah mencapai simpang susun Cawang
Ruas Tol Purbaleunyi
Pengalihan keluar gerbang tol Pasteur menuju gerbang tol Baros atau Pasir Koja
"Kami akan prioritaskan kendaraan dari tol elevated, nantinya di bawah bisa dilakukan contra flow dan pengurangan 1 lajur untuk memberi prioritas kendaraan yang turun dari elevated, karena lebih krusial jika terjadi hambatan di elevated," beber Rudi.
Dengan arus lalu lintas yang lancar, tambah Rudi, diharapkan angka kecelakaan jadi lebih rendah, serta arus distribusi logistik dan BBM tak mengalami gangguan.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
