Komparasi Tenaga Mesin Suzuki Fronx dan Rival di Kelasnya, Unggul Mana?

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki Fronx di Jakarta, Rabu (28/5/2025). Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki Fronx di Jakarta, Rabu (28/5/2025). Foto: Sena Pratama/kumparan

Suzuki Fronx menjadi pilihan baru di segmen SUV sub-compact crossover dengan panjang dimensi 4 meter. Fronx sekaligus kompetitor anyar Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda WR-V, hingga Kia Sonet.

Menariknya dapur pacu dari masing-masing model ini berbeda-beda. Dua yang disebutkan pertama mengandalkan mesin 1.000 cc turbo dan 1.200 cc reguler yang sama-sama berkonfigurasi 3-silinder.

Berdasarkan data, keluaran daya mesin turbonya mencapai 96 dk di 6.000 rpm dengan torsi 140 Nm yang dicapai pada putaran 2.400 hingga 4.000 rpm. Adapun mesin satunya memiliki figur output 86 dk di 6.000 rpm dan torsi 112 Nm pada 4.500 rpm.

Toyota Raize GR Sport. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Tenaga tersebut dikawinkan ke transmisi manual 5-percepatan atau matik CVT.

Lanjut ke Honda WR-V, produk ini mengandalkan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated dengan konfigurasi 4-silinder segaris. Tenaga yang dihasilkan sebesar 118 dk di 6.600 rpm dan torsi 145 Nm yang diraih di 4.300 rpm, serta disalurkan ke transmisi manual atau CVT.

Test drive Honda WR-V di Bali, 19-21 Desember 2022. Foto: dok. HPM

Sebenarnya tak berbeda jauh dengan Kia Sonet sebagai salah satu pilihan di kelas ini yang masih dipasarkan di Indonesia. Mesinnya juga 1.500 cc dengan figur daya 113 dk di 6.300 rpm dengan torsi 144 Nm pada 4.500 rpm yang disalurkan ke transmisi matik 8-percepatan.

Kia Sonet. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Bagaimana dengan Suzuki Fronx?

Pabrikan melegonya dengan mesin 1.500 cc yang sama seperti Ertiga, XL7, maupun Grand Vitara. Ada opsi hybrid maupun reguler konvensional.

Untuk hybrid mengandalkan mesin K15C yang dicangkok teknologi mild hybrid dengan sebutan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Tenaganya mencapai 99 dk di 6.000 rpm dengan torsi 135 Nm di putaran 4.400 rpm.

Detail tampilan luar dan dalam Suzuki Fronx GL (kanan) dan GX (kiri). Foto: Sena Pratama/kumparan

Adapun tipe konvensional mengambil mesin K15B yang diklaim mampu menjanjikan tenaga mencapai 103 dk di 6.000 rpm dan momen puntir sebesar 138 Nm pada 4.400 rpm. Keduanya dibekali opsi transmisi manual maupun matik seperti Ertiga. Namun khusus tipe hybrid mengandalkan matik 6 tingkat percepatan.

Sebagai perbandingan dari segi harga, berikut rinciannya:

Toyota Raize

  • Toyota Raize 1.2 G M/T Rp 242,2 juta

  • Toyota Raize 1.2 G CVT Rp 257,3 juta

  • Toyota Raize 1.0 G M/T Rp 262 juta

  • Toyota Raize 1.0 G CVT Rp 277,1 juta

  • Toyota Raize 1.0 GR CVT Rp 293,9 juta

  • Toyota Raize 1.0 GR CVT TSS Rp 316,3 juta

Daihatsu Rocky

  • Daihatsu Rocky 1.2 M M/T Rp 212,4 juta

  • Daihatsu Rocky 1.2 M CVT Rp 230,3 juta

  • Daihatsu Rocky 1.2 X M/T Rp 226,5 juta

  • Daihatsu Rocky 1.2 X CVT Rp 244,4 juta

  • Daihatsu Rocky 1.0 R M/T Rp 252,4 juta

  • Daihatsu Rocky 1.0 R CVT Rp 267,4 juta

  • Daihatsu Rocky 1.0 R ASA Rp 277,3 juta

  • Daihatsu Rocky 1.0 R ASA+ Rp 289,9 juta

Honda WR-V

  • Honda WR-V E M/T Rp 280,7 juta

  • Honda WR-V E CVT Rp 290,7 juta

  • Honda WR-V RS CVT Rp 310,7 juta

  • Honda WR-V RS CVT Honda Sensing Rp 330,7 juta

Kia Sonet

  • Kia Sonet Premiere Rp 351 juta

  • Kia Sonet Ultimate Rp 370 juta

Suzuki Fronx

  • Suzuki Fronx SGX A/T SHVS Rp 319,9 juta

  • Suzuki Fronx GX A/T SHVS Rp 293,9 juta

  • Suzuki Fronx GX M/T SHVS Rp 276 juta

  • Suzuki Fronx GL A/T Rp 271 juta

  • Suzuki Fronx GL M/T Rp 259 juta.