Konsep Motor Sport Listrik Yamaha Debut di Japan Mobility Show 2025

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ragam prototipe sepeda motor elektrifikasi Yamaha mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hidrogen, hingga Battery Electric Vehicle (BEV) di Jepang. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ragam prototipe sepeda motor elektrifikasi Yamaha mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hidrogen, hingga Battery Electric Vehicle (BEV) di Jepang. Foto: Sena Pratama/kumparan

Yamaha Motor Corporation jadi salah satu pabrikan yang ikut tampil di gelaran Japan Mobility Show 2025 pada 30 Oktober nanti. Perusahaan bakal menampilkan berbagai macam konsep dan prototipe, salah satu debutannya adalah motor sport listrik.

Setelah sebelumnya memperkenalkan purwarupa elektrifikasi seperti hybrid electric vehicle (HEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), Yamaha akan menghadirkan satu model lagi berupa battery electric vehicle (BEV).

Tidak seperti dua model sebelumnya, sosok yang diberi nama Proto BEV itu wujudnya berupa motor sport fairing. Yamaha sendiri menyebutnya EV Supersport Bike yang suatu hari nanti dapat dijangkau khalayak luas.

"Bila kita mampu memahami dan lihai suatu karakteristik electric power unit, bukankah seharusnya kita bisa membuat motor listrik yang menyenangkan untuk dikendarai? Kita ingin membuat superport EV yang menawarkan kesenangan berkendara," kata Model Engineering Group Quality Innovation Engineering Division Motorcycle Development Center Yamaha Motor Corporation, Ohno Takashi di Iwata, Jepang.

Ragam prototipe sepeda motor elektrifikasi Yamaha mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hidrogen, hingga Battery Electric Vehicle (BEV) di Jepang. Foto: Sena Pratama/kumparan

Yamaha tidak menyebutkan detail basis Proto BEV berdasarkan modelnya yang mana. Namun bila memperhatikan detail, ia sangat mirip dengan R1, yang mana merupakan flagship dari jajaran sport fairing garpu tala tersebut.

Dijelaskan, baterainya yang memiliki bobot 100 kilogram itu dirancang dan didesain sedemikian rupa agar masuk ke dalam cangkang deltabox khas Yamaha. Selain memberi efek gravitasi rendah terpusat, struktur tersebut juga dapat melindungi baterai.

kumparan adalah salah satu dari awak media Indonesia yang bisa melihatnya langsung secara perdana sebelum Proto BEV benar-benar melakoni debutnya di JMS 2025. Sosoknya ini tak berbeda jauh dengan render visual yang sudah dibocorkan oleh Yamaha.

Dari Proto BEV ini lah, Yamaha berharap dapat menemukan cara bagaimana menciptakan motor listrik tanpa mengurangi rasa kesenangan berkendara. Selayaknya pada motor bermesin konvensional atau internal combustion engine (ICE).

Mengenai spesifikasi teknis dan detail lainnya masih ditutup rapat perusahaan. Tetapi pabrikan menjamin sensasi berkendara yang ditawarkan sangat mirip dengan motor-motor ICE, hanya saja formula teknologinya benar-benar baru.

Tidak hanya Proto BEV, Yamaha turut menampilkan model-model lainnya di JMS 2025. Pertama adalah generasi terbaru dari Motoroid:A, penerus dari konsep roda dua serupa sebelumnya yaitu Motoroid dan Motoroid2.

Kemudian ada Tricera Proto, sebuah kendaraan roda tiga dengan konfigurasi unik yakni dua roda di depan dan satu di belakang yang diberi nama three-wheel steering system (3WS). Ketiganya dapat berbelok untuk manuver yang lebih fleksibel.

Yamaha melengkapi ide elektrifikasi lainnya dengan menampilkan H2 Buddy Porter Concept, sebuah kendaraan niaga atau komersial yang ditenagai oleh hidrogen. Proto HEV dan Proto PHEV tentunya bakal ikut mejeng menemani Proto BEV.

Yamaha MOTOROiD:A tampil di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Foto: Yamaha
Yamaha TRICERA Proto tampil di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Foto: Yamaha
Yamaha H2 Buddy Porter Concept tampil di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Foto: Yamaha
Ragam prototipe sepeda motor elektrifikasi Yamaha mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hidrogen, hingga Battery Electric Vehicle (BEV) di Jepang. Foto: Sena Pratama/kumparan
Ragam prototipe sepeda motor elektrifikasi Yamaha mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hidrogen, hingga Battery Electric Vehicle (BEV) di Jepang. Foto: Sena Pratama/kumparan