Konsumsi BBM Bisa 15 Km/liter, Ini Perbandingan Fitur Kijang Innova Zenix Bensin

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe G. Foto: dok. TAM
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe G. Foto: dok. TAM

Toyota Kijang Innova Zenix mengemas mesin bensin 2.000 cc baru. Selain lebih bertenaga, konsumsi BBM mobil ini juga lebih irit ketimbang generasi sebelumnya.

Mesinnya bukan lagi 1TR-FE, melainkan M20A-FKS. Dapur pacu ini sebelumnya juga telah dipasang di Toyota Voxy. Dari data teknis, keluaran dayanya lebih besar, mencapai 174 PS di 6.600 rpm dan torsi 20,9 Kgm pada 4.500-4.900 rpm.

Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe G. Foto: dok. TAM

Arsitektur mesinnya diberi nama Dynamic Force engine. Mengusung teknologi pembakaran kecepatan tinggi dengan kontrol variabel, guna mencapai efisiensi termal 40 persen, untuk menghasilkan daya yang tinggi.

Jeroannya berupa long stroke, langkah pistonnya lebih panjang dari diameter permukaan pistonnya, sehingga menjanjikan tenaga yang lebih kuat. Kemudian capaian torsi tinggi di semua rentang putaran mesin.

Setiap silinder menggunakan dua injektor, yang posisinya menghadap ruang bakar dan intake. Kerja injektornya bisa berbarengan atau sendiri sesuai kebutuhan.

Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe V. Foto: dok. TAM

Transmisi yang diusung Toyota Kijang Innova Zenix juga baru, menggunakan matik 10-percepatan dengan teknologi Direct Shift CVT berupa kombinasi sabuk baja dan gigi transmisi.

Ini memungkinkan memperbesar jangkauan rasio, sehingga bahan bakar lebih efisien dan akselerasi yang lebih baik. Operasinya juga bisa dijadikan manual dalam mode Sequential Shiftmatic, dengan menggerakkan tuas transmisi ke + atau -.

"Yang baru ini bahkan (konsumsi BBM) bensinnya saja 1:15, apalagi hybrid bisa 1:21," ungkap Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy.

Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe G. Foto: dok. TAM

Tipe Toyota Kijang Innova Zenix Bensin

Toyota Indonesia membagi Kijang Innova Zenix bensin menjadi dua varian: G dan V. Masing-masing tersedia dalam opsi standar maupun premium color. Berikut harganya:

  • Innova Zenix G Rp 419 juta

  • Innova Zenix G Premium Color Rp 422 juta

  • Innova Zenix V Rp 467 juta

  • Innova Zenix V Premium Color Rp 470 juta.

Untuk tipe G boleh dibilang merupakan varian terjangkau. Pencahayaan utama sudah menggunakan LED reflektor namun belum dilengkapi lampu kabut dan daytime running light (DRL). Adapun velgnya pakai alloy 16 inci, Selebihnya untuk tipe G telah disematkan:

  • Smart Key

  • Auto Window semua jendela

  • Audio Steering Switch

  • Auto Headlamp

  • Setir tilt dan teleskopik

  • Head unit layar sentuh 9 inci

  • Speedometer dengan MID TFT 4,2 inci

  • AC digital dengan Auto Climate

  • Electronic Parking Brake dengan Auto Hold

  • Eco Mode

  • USB Type-C

  • Spion day/night view

  • Pengaturan jok manual.

Sementara itu fitur keselamatannya berupa dual SRS Airbags, sensor serta kamera parkir, Vehicle Stability Assist, dan Hill Start Assist.

Fitur rear seat entertainment Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe V. Foto: dok. TAM

Lanjut ke tipe V, telah memiliki semua kelengkapan yang ada di tipe G. Tapi sebagai pembeda dari luar, sepatunya pakai velg alloy dengan diameter 17 inci. Sementara itu karena tipe V didesain lebih mewah, telah dilengkapi dengan:

  • Ambient light biru

  • Monitor entertainment untuk baris tengah

  • Head unit layar sentuh 19 inch

  • Sensor parkir tambahan

  • Tambahan panel soft touch

  • LED combination rear lamp.

Dengan semua kelebihan yang ada di Toyota Kijang Innova Zenix tipe bensin, Anton meyakini bahwa dengan sendirinya, para pengguna Innova diesel sebelumnya akan beralih ke model terbaru.

Toyota Kijang Innova Zenix bensin tipe G. Foto: dok. TAM

Sebab melalui penggunaan mesin anyar dan penambahan fitur baru, Innova Zenix bensin bakal mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Bahkan untuk mereka para loyalis mesin diesel Kijang Innova.

"Konsumen itu bahkan pinjam mobilnya, mereka coba sendiri bahkan mereka bisa melihat, yang bensin bisa 1:15 dibandingkan diesel yang lama. Lebih irit, lebih ringan, lebih kencang, apalagi yang hybrid," katanya.

embed from external kumparan