Konsumsi BBM Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 47,8 km/liter
·waktu baca 2 menit

kumparan ikut ambil bagian menjajal Daihatsu Rocky Hybrid yang digelar PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tangerang, Banten pada Kamis (18/9/2025).
Selain kumparan ada sejumlah peserta lain yang ikut serta menjajal lini mobil elektrifikasi perdana milik Daihatsu di Indonesia.
Dalam pengujian tersebut, Daihatsu Rocky Hybrid digeber di rute perkotaan. Beragam kondisi jalan mulai dari jalan menanjak-menurun, lalu lintas padat maupun lancar, hingga permukaan paving block dan aspal, semuanya dirasakan langsung oleh peserta.
Pengujian dilakukan dengan kondisi normal. Dalam artian tetap menyalakan AC dan kecepatan sekitar 60-80 km/jam. Tiap mobil pun diisi dengan 3 sampai 4 orang penumpang di dalam mobil.
Soal efisiensi bahan bakar yang diuji oleh Daihatsu tembus di angka 28 km/liter. Lalu, berdasarkan pengujian berdasarkan Worldwide Harmonized Light Vehicle Test Cycle (WLTC) tembus di angka 34,8 km/liter menggunakan metode Japan Cycle 08 (JC08).
Menariknya, dalam uji coba yang dilakukan Daihatsu Indonesia hasil yang didapat sangat impresif. Seluruh peserta mampu mencatat konsumsi bahan bakar lebih dari 30 km/liter.
Mobil yang digunakan awak kumparan bersama dua peserta lain setelah menjelajah hingga 25,2 km berdasarkan MID mampu tembus di angka 34,3 km/liter. Bahkan, ada peserta yang berhasil mencatatkan efisiensi hingga hingga 47,8 km/liter.
Efisiensi tersebut tidak luput dari penerapan teknologi Real Series Hybrid khas Daihatsu. Rocky Hybrid mengandalkan tiga komponen utama yang membuatnya berbeda dengan hybrid konvensional.
Pertama, mobil ini sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik yang terhubung dengan transmisi khusus hybrid Transaxle. Motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 104,5 dk dengan torsi 170 Nm, dengan sensasi berkendara seperti mobil listrik murni.
Kedua, motor listrik itu ditenagai oleh baterai hybrid lithium-ion berkapasitas 177,6 volt dengan daya 0,74 kWh. Meski kapasitasnya kompak, performa baterai ini setara dengan SUV hybrid medium, sehingga cukup untuk mendukung kebutuhan harian.
Ketiga, untuk menjaga baterai tetap terisi, Daihatsu menyematkan mesin bensin 1.2L WA-VEX yang efisien dan ramah lingkungan. Mesin ini tidak langsung menggerakkan roda, melainkan berfungsi sebagai generator guna menyuplai daya ke baterai.
Selain faktor teknis, gaya mengemudi juga berpengaruh besar terhadap hasil konsumsi bahan bakar. Sederhananya pengemudi harus mampu menjaga kecepatan konstan di kisaran 40–80 km/jam.
Selanjutnya bisa memanfaatkan mode transmisi B saat melintasi jalan menurun agar energi kinetik bisa diubah menjadi listrik untuk mengisi baterai. Terakhir menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, selain meningkatkan keselamatan juga mengoptimalkan proses deselerasi dan regenerasi energi.
