KTB Belum Berencana Jual Truk Fuso Listrik Tahun Ini

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Truk listrik Fuso eCanter lakoni uji coba oleh perusahaan transportasi logistik dengan rute Tangerang-Balaraja. Foto: dok. KTB
zoom-in-whitePerbesar
Truk listrik Fuso eCanter lakoni uji coba oleh perusahaan transportasi logistik dengan rute Tangerang-Balaraja. Foto: dok. KTB

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai agen pemegang merek kendaraan niaga Mitsubishi Fuso, masih belum menjual truk listrik yang dinamakan Fuso eCanter tahun ini.

Padahal pabrikan diketahui telah menyelesaikan kajian bertajuk Proof of Concept (POC) bersama beberapa perusahaan logistik. Tujuannya agar calon konsumen bisa memahami utilitas dan kemampuan kendaraan niaga listrik, yang masih terbilang baru di Indonesia.

Oktober 2022 lalu, pabrikan menunjuk mitra perusahaan transportasi Trimitra Trans Persada (B-Log) untuk menguji coba Fuso eCanter di kawasan industri Balaraja, Tangerang. Sebelumnya, eCanter juga menjadi armada logistik penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

"POC sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Kami coba kepada B-Log, kemudian Nestle, Pos Indonesia, sama Goto dan semuanya memberikan respons yang sangat positif," buka Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono saat ditemui di Jakarta belum lama ini.

Truk listrik Fuso eCanter tengah diuji coba di Bali. Foto: dok. KTB

Namun bukan berarti hal tersebut menyudahi rangkaian studi pabrikan terhadap penggunaan kendaraan niaga listrik di Tanah Air. Apalagi langsung menjualnya, sebab ungkap Momon, sapaan akrabnya, ada studi kelaikan pasar yang harus dijalankan.

"Menurut mereka akselerasi sangat impresif. Karena itu semua positif, artinya acceptance-nya baik. Sampai di situ, langkah berikutnya akan kami pelajari, apa dipasarkan atau tidak, itu dalam proses ke sana, tapi belum," lanjutnya.

Fuso eCanter, truk listrik ringan pertama di dunia. Foto: dok. Fuso

Tahun ini pun belum ada keputusan bahwa KTB Fuso Indonesia bakal mulai meniagakan eCanter. Adapun lebih lanjut Fuso eCanter bakal mejeng di GIIAS 2023 sebagai kendaraan display, bersama beberapa model seremoni 60 tahun Canter.

Fuso eCanter yang distudi di Indonesia hadir dalam bentuk kendaraan boks, yang utilisasinya cocok untuk logistik kebutuhan primer dan sekunder.

Truk ini menggendong motor penggerak bertenaga 180 dk dengan torsi 390 Nm. Di atas kertas keluaran dayanya besar, hanya saja torsinya sedikit di bawah Canter konvensional yang mengemas mesin diesel 4.000 cc.

Varian truk listrik Fuso eCanter dengan perbedaan kapasitas baterai, daya tempuh, dan dimensi panjang. Foto: dok. Fuso

Oh iya pada bagian bawah boks, disematkan benda menyerupai tangki bahan bakar. Namun jangan salah, benda tersebut adalah modul baterai. Posisi baterai tersebut agar truk memiliki kestabilan dan distribusi bobot yang baik.

Mitsubishi Fuso eCanter menggunakan baterai berkapasitas 82,8 kWh. Saat diisi penuh dayanya, bisa menjelajah hingga jarak 100 kilometer. Kecepatannya dibatasi hingga 80 km/jam.

"eCanter ini cocok digunakan untuk logistik dalam kota saja. Karena memang angkutan ini bukan angkutan off-road. Kami juga pelajari lagi, apakah akan memberikan kesempatan kepada perusahaan lain untuk mencoba, mungkin sektor bisnis lain, kalau ada permintaan kami akan akomodasi," tuntas Momon.