KTM 250 Duke Bekas 'Separuh Harga', Tertarik?

29 Juni 2021 7:31
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
KTM 250 Duke Bekas 'Separuh Harga', Tertarik? (416542)
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan depan KTM 250 Duke bekas. Foto: Motobrads
Sepeda motor merek KTM memang masih asing bagi konsumen Indonesia, tapi bagi yang bosan dengan produk Jepang seperti Yamaha, Honda, atau Suzuki brand asal Eropa Austria ini bisa jadi pilihan menarik.
ADVERTISEMENT
Semakin menarik hati, KTM juga turun di gelaran MotoGP, yang membuat motor ini makin punya pamor di Indonesia. Nah, bagi yang tertarik model yang bisa jadi pertimbangan adalah KTM 250 Duke berjenis naked sport.
Namun untuk memiliki unit barunya motor ini dibanderol dengan harga Rp 60 jutaan. Jika budget tak cukup, solusi murahnya adalah membeli unit bekas seharga Rp 30 jutaan.
Fauzy salah satu marketing dari Motobrads sebagai diler motor sport bekas di Depok, Jawa Barat mengatakan, KTM 250 Duke bisa jadi pilihan anti mainstream karena desainnya kental sebuah motor sport Eropa.
"Kita ada tahun produksi 2017 dan buka di harga Rp 39 juta tentunya nego. Desainnya memang unik ya, jadi orang yang melihat kebanyakan akan nanya ini motor asal mana. Sedikit beda memang dengan produk Jepang yang sudah banyak banget di jalanan," kata Fauzy kepada kumparan, Senin (28/6).
KTM 250 Duke Bekas 'Separuh Harga', Tertarik? (416543)
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan depan KTM 250 Duke bekas. Foto: Motobrads
Namun akhir-akhir ini, lanjut dia, motor KTM mulai dikenal di Indonesia. Tak butuh waktu lama, unit bekasnya cepat dipinang oleh konsumen.
ADVERTISEMENT
Nah terlepas dari desain dan mereknya yang anti mainstream, Fauzy menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang membuat KTM 250 Duke terbilang istimewa.
"Jika dibandingkan dengan pasar motor 250 naked Jepang, KTM ini memang di sektor mesin alias torsinya besar. Karena memang masih pakai mesin 1-silinder, kemudian juga soal bobot jauh lebih ringan (146 kg) dari merek Jepang yang lain," imbuhnya.
KTM 250 Duke Bekas 'Separuh Harga', Tertarik? (416544)
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan depan KTM 250 Duke bekas. Foto: Motobrads
Selain itu, suspensi KTM 250 Duke juga lebih advanced dibanding produk kompetitor. Ia sudah dibekali dengan suspensi depan berjenis upside down dengan diameter cukup besar 43 mm yang dipadukan dengan suspensi belakang monoshock besutan WP Suspension.
Urusan fitur lain, keseluruhan lampu sudah mengusung LED, menggunakan panelmeter digital, kemudian dibekali dengan pengereman anti-lock braking system (ABS), dan assist and slipper clutch.
ADVERTISEMENT
"Desainnya juga menarik sih, karena sekilas KTM 250 Duke dibuat mirip dengan model big bike-nya," pungkas Fauzy.

Perhatikan kekurangannya

KTM 250 Duke Bekas 'Separuh Harga', Tertarik? (416545)
zoom-in-whitePerbesar
Desain tangki dan kokpit KTM 250 Duke bekas. Foto: Motobrads
Meski begitu motor ini juga memiliki kekurangan. Fauzy mengatakan untuk kekurangan pertama adalah ketersediaan spare part yang tak se-masif produk Jepang.
"Untuk part fast moving saya rasa diler KTM punya. Tapi untuk beberapa part mungkin memang harus inden lebih dulu," katanya.
Lalu yang kedua dan jadi kekurangan adalah distribusi hawa panasnya. Jika dibandingkan dengan Yamaha MT-25 atau Kawasaki Z250, maka motor Austria ini jauh lebih panas.
"Informasi di speedometer-nya sih aman ya untuk suhu mesin, tapi memang akan terasa banget di sekitar kaki pengendaranya," jelasnya.
KTM 250 Duke Bekas 'Separuh Harga', Tertarik? (416546)
zoom-in-whitePerbesar
Layout mesin KTM 250 Duke bekas. Foto: Motobrads
Dan yang terakhir adalah konfigurasi mesin yang diusung KTM 250 Duke. Ya, motor ini masih mengemas mesin 1-silinder. Alhasil suara mesin yang dihasilkan tak akan semerdu mesin 2-silinder.
ADVERTISEMENT
Bicara dapur pacunya, KTM 250 Duke dibekali mesin berkubikasi 248,8 cc, DOHC, pendingin cairan, dan berpengabut injeksi. Di atas kertas memiliki tenaga maksimal 30 daya kuda pada 9.000 rpm dan torsi puncak 24 Nm di 7.500 rpm.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020