Lawan Veloz-Xpander, Hyundai Stargazer Bakal Mengaspal di GIIAS 2022?
·waktu baca 2 menit

Hyundai Stargazer bakal meramaikan segmen Low MPV di Indonesia. Selain bocoran foto uji jalan yang tersebar di sosial media, nama mobil itu juga sudah terdaftar di NJKB Samsat PKB DKI Jakarta.
Tak hanya itu, berdasarkan bocoran salah satu wiraniaga Hyundai di Jabodetabek, Low MPV ini kabarnya akan meluncur sebentar lagi, tepatnya pada saat pameran otomotif GIIAS 2022.
“Katanya bakal meluncur di GIIAS 2022,” ucap salah satu tenaga penjual yang enggan disebutkan namanya itu.
Kehadiran Stargazer di GIIAS cukup masuk akal, sebab sudah menjadi tradisi bagi sejumlah merek otomotif untuk memperkenalkan produk baru mereka ke publik dalam ajang pameran otomotif tersebut. Seperti pada GIIAS 2021 kemarin, Hyundai luncurkan mobil rakitan lokal pertamanya, Creta.
Bakal punya harga kompetitif
Lebih lanjut, wiraniaga Hyundai tersebut belum bisa membocorkan harga pasti dari Stargazer. Namun, ia menjelaskan kemungkinan besar harganya tidak jauh dari kompetitornya, yakni Toyota Veloz.
“Perkiraan nanti harganya mirip-mirip Veloz sih,” lanjut wiraniaga Hyundai tersebut.
Apabila mengacu pada laman NJKB Samsat PKB DKI Jakarta, Hyundai Stargazer terdaftar dalam 6 varian. Pada laman tersebut mobil itu terdaftar dengan rentang harga NJKB mulai dari Rp 155 juta hingga Rp 202 juta. Berikut ini lengkapnya.
Hyundai Stargazer Active 1.5 4x2 M/T - Rp 155.000.000
Hyundai Stargazer Active 1.5 4x2 A/T - Rp 164.000.000
Hyundai Stargazer Trend 1.5 4x2 M/T - Rp 167.000.000
Hyundai Stargazer Trend 1.5 4x2 A/T - Rp 176.000.000
Hyundai Stargazer Style 1.5 4x2 A/T - Rp 189.000.000
Hyundai Stargazer Prime 1.5 4x2 A/T - Rp 202.000.000.
Sayangnya, saat ini beberapa wiraniaga Hyundai belum bisa membuka keran pemesanan. Harus menunggu setidaknya sebulan sebelum peluncuran mobil ini.
Prediksi mesin Hyundai Stargazer
Kendati demikian, wiraniaga tersebut tidak bisa membocorkan mesin yang dibenamkan pada Low MPV buatan pabrikan Korea Selatan ini. Namun, bila melihat peluang yang ada, besar kemungkinan Hyundai Stargazer akan mengusung mesin yang sama seperti Creta.
Mengingat, Hyundai Creta saat ini diproduksi di Indonesia, kemudian Hyundai Stargazer yang juga kemungkinan besar akan diproduksi di fasilitas perakitan Hyundai di Cikarang.
Bicara spesifikasinya, mesin 1.5-liter yang dibenamkan pada Creta merupakan mesin bensin 4-silinder Smartstream yang mampu memuntahkan tenaga 113,4 dk pada 6.300 rpm dan torsi puncak 143,8 Nm pada 4.500 rpm.
Untuk Hyundai Creta, mesin itu dikawinkan dengan 2 pilihan transmisi, yakni transmisi manual 6-percepatan atau otomatik IVT atau Intelligent Variable Transmission.
Apakah kehadiran dari Hyundai Stargazer ini akan mengalahkan rival-rivalnya di segmen Low MPV? Cukup menarik untuk ditunggu.
