Otomotif
·
14 November 2020 10:48

Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq (197257)
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. Foto: REUTERS/Antonio Bronic
Satu hal yang menjadi kesulitan operasional mobil listrik adalah, pengisian baterai yang membutuhkan daya listrik besar. Bayangkan, mobil listrik memiliki baterai berkapasitas lebih dari 30 kWh atau 30.000 Wh.
ADVERTISEMENT
Maka dari itu, fasilitas pengisian listrik harus memiliki daya yang besar guna mengisi baterai dalam hitungan menit hingga jam. Sehingga muncul anggapan, kalau mau punya mobil listrik, daya listrik rumah mesti ditingkatkan.
Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq (197258)
Taksi listrik saat melakukan pengisian di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Foto: Dok. PLN
Kalau enggak, saat ngecas mobil, listrik rumah bisa mati karena semua dayanya terserap mengisi baterai. Ya paling tidak di atas 5.500 VA sepertinya.
Namun Hyundai Motors Indonesia (HMID) agaknya sudah mengetahui kegelisahan tersebut. Mobil listrik Hyundai Ioniq maupun Kona yang belum lama ini diluncurkan, dilengkapi perangkat portable charger khusus, yang bahkan bisa digunakan rumah berdaya listrik rendah.
"Jadi bisa di-adjust arus masuknya dalam 3 pilihan 8A, 10A, dan 12A. Artinya ketika 12A arus listrik maksimumnya 2.600 watt, 10A maksimum 2.200 watt, dan 8A itu maksimum 1.750 watt," terang Service General Manager PT HMID, Putra Samiaji kepada kumparan, Jumat (13/11).
Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq (197259)
Tampilan depan Hyundai Ioniq Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Singkatnya jika menggunakan 8A yang menyedot arus maksimal 1.750 watt, artinya minimal rumah dengan daya 2.200 VA tentunya bisa ngecas mobil listrik dengan mudah.
ADVERTISEMENT
"Tentu bisa, yang menentukan adalah berapa listrik tersisa setelah dipakai perangkat rumah tangga lainnya," tambah Putra.
Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq (197260)
Tampilan samping Hyundai Ioniq Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Namun perlu diingat, sebelum mengecas pastikan tidak ada perangkat elektronik berdaya besar hidup bersamaan seperti setrika, mesin cuci, maupun pompa air. Ini supaya menyisakan daya listrik yang cukup untuk mengecas baterai mobil listrik.

Konsekuensinya waktu pengecasan mobil listrik lebih lama

Nah bicara waktu pengisian daya dari kondisi 0 ke 100 persen, karena daya listrik dari rumah kecil, maka proses pengecasan ke baterai mobil listrik yang besar lebih lama.
Perhitungannya begini. Kita ambil skema pengecasan menggunakan 8A, yang maksimal mengambil daya listrik 1.750 watt tiap jamnya. Kemudian kapasitas baterai Hyundai Ioniq yang sebesar 38,3 kWh, dibagi kuat arus listrik tadi.
Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq (197261)
Hyundai Ioniq Foto: dok. Hyundai
Sehingga keluar angka 21,8 (jam) yang menjadi lamanya waktu pengisian baterai mobil listrik Hyundai Ioniq, di rumah dengan daya listrik 2.200VA.
ADVERTISEMENT
"Tentunya makin sedikit listriknya makin lama waktu charging-nya," tambah Putra.
Maka dari itu, sebenarnya anggapan sebelum beli mobil listrik, naikkan dulu daya listrik rumah ada benarnya supaya tidak memakan waktu lama.
Listrik Rumah 2.200 VA Cukup untuk Ngecas Mobil Listrik Hyundai Ioniq (197262)
Interior Hyundai Ioniq Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Dari mode power charger Hyundai Ioniq yang ada, misalnya memilih 12A yang menyedot listrik 2.600 watt, idealnya naikkan daya listrik rumah ke 3.500 atau 4.400 VA.
Dengan penghitungan yang sama, waktu pengecasan dari keadaan baterai kosong hingga terisi 100 persen bisa lebih singkat sekitar 14 jam. Artinya sebelum keesokan hari mau pakai mobil listrik, waktu petang sebelumnya sudah harus di-charge.