Lusinan Motor Listrik Anak Bangsa GESITS Akhirnya Sampai di Senegal
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 32 unit sepeda motor listrik GESITS akhirnya tiba di Thies, Senegal setelah melakukan perjalan panjang sejak pengirimannya dari Indonesia pada 16 Oktober lalu (17/12).
Kedatangan puluhan motor listrik dalam bentuk CKD tersebut sebagai lanjutan dari pengiriman 6 unit CBU yang telah terlebih dahulu tiba pada bulan Mei 2021 lalu.
Dubes RI Dakar, Dindin Wahyudin berkesempatan membuka pintu kontainer menandai secara resmi tibanya sepeda motor listrik karya anak bangsa tersebut.
Selain itu, turut hadir Mr. Makhtar Ndiaye, Direktur Ndiaye Transport, Mr. Samba Coumba Samb, Ketua Asosiasi Taxi Moto Senegal, dua orang teknisi PT WIMA, Staf KBRI, dan Staf Ndiaye Transport.
Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan bahwa ekspor perdana GESITS di Senegal merupakan inisiatif kuat untuk menghadirkan produk yang ramah lingkungan, efisien, dan modern.
Tidak hanya untuk masyarakat dan pasar otomotif di Senegal, KBRI Dakar juga secara aktif mempromosikan GESITS kepada negara-negara Afrika Barat lainnya.
Sekadar informasi, ekspor perdana ini merupakan pengiriman pertama untuk memenuhi pesanan 200 unit motor GESITS ke Senegal.
Acara ekspor perdana dari pabrik WIMA Kawasan Industri WIKA Cileungsi dilaksanakan pada 16 Oktober 2021 lalu dan dihadiri oleh Dubes RI Dakar melalui video conference.
Sebelumnya promosi peluncuran GESITS di Senegal yang dihadiri Menteri Kerajinan tangan dan Transformasi Sektor Informal Senegal diselenggarakan pada 8 Juni 2021 di kota Thies.
Terima respons positif publik Senegal
Promosi GESITS juga dilakukan di booth Indonesia selama pameran dagang internasional FIDAK yang berlangsung dari tanggal 6 - 20 Desember 2021 dan pada Business Forum 9 Desember 2021 di Dakar, Senegal.
Pada dua acara tersebut, antusiasme dan minat dari masyarakat Senegal dan Afrika Barat cenderung positif yang ditandai rencana pembelian setidaknya 15 unit motor GESITS, membanggakan.
