Macet-macetan Pakai Kijang Innova Zenix Hybrid, Segini Konsumsi BBM-nya

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Toyota Kijang Innova (Zenix) sekarang hadir dalam format baru, bermesin hybrid yang lebih ramah lingkungan dan makin efisien konsumsi bahan bakarnya.

Klaim pabrikan keiritannya bisa tembus 21 km/liter, di mana melampaui hasil konsumsi generasi sebelumnya baik Innova bermesin bensin 2.000 cc maupun diesel 2.400 cc.

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Ini berkat penggunaan mesin baru, M20A-FKS Dynamic Force, bertenaga 172 dk dan torsi 204 Nm, serta transmisi CVT. Soal karakteristik mesin tersebut bisa Anda simak di tautan di bawah.

kumparan post embed

Jadi, benarkah makin irit?

Makin nyaman dan user friendly

Saya pun berkesempatan menjajalnya, khusus penggunaan dalam kota. Saat pertama kali masuk dan duduk di kabinnya, kesan nyaman dan empuk tetap melekat pada Innova generasi ketujuh ini.

Satu peningkatan besar pada MPV ini adalah desain dashboard dan konsolnya yang lebih user friendly. Tuas transmisi menempel pada dashboard dengan kemiringan yang pas.

Posisi tangan saat mengemudikan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Pas dalam artian sesuai dengan sudut gerak tangan kiri. Pun termasuk dengan berbagai posisi tombol pengaturan di door trim sisi pengemudi, yang lebih nyaman untuk dioperasikan.

Oh iya tipe yang saya coba tes merupakan trim tertinggi, Zenix Q Hybrid TSS Modellista. Paket lengkap Innova Zenix Hybrid yang ganteng dari luar, super nyaman di dalam, dan dimanjakan banyak fitur modern.

Interior Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Fitur modern yang dimaksud mulai dari head unit yang bisa mengecek sisa uang elektronik, spion elektrokromatik, wireless charger di konsol boks tengah, surround monitoring, hingga sambungan Android Auto dan Apple CarPlay.

Kemudian ditambah ambient light biru, panoramic sun roof dengan bukaan lebar, layar monitor belakang terpisah, dan paling menarik adalah adanya jok tipe ottoman yang lengkap dengan pengaturan elektrik.

Impresi hybrid Innova Zenix, yang bikin irit kala macet

Saat menghidupkan mesin, mode EV secara default akan menyambut. Artinya tak ada suara starter layaknya mobil konvensional pada umumnya.

Mengemudikan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sambil bermacet ria di jalan tol. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Mode EV juga langsung aktif pada akselerasi awal pada kecepatan rendah, kira-kira ketika lajunya mencapai 40 km/jam dan injakan ke akselerator lembut.

Cara ini bisa menghemat konsumsi bahan bakar, utamanya di kondisi stop and go. Ketika melaju, senyap tanpa emisi, adapun saat perlambatan memanfaatkan regenerative braking.

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Sebenarnya di jalan tol yang ramai lancar juga bisa menerapkan hemat BBM. Selain mengaplikasikan mode Eco, yang penting jarum indikator (panel instrumen) tidak menyentuh area Power, idealnya antara posisi Charge dan Eco.

Tak cuma itu, posisikan pula AC tidak terlalu dingin supaya kerjanya ringan. Paling tidak sesuaikan dengan suhu luar yang diinformasikan di panel meter.

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Hasilnya setelah wara-wiri sejauh 350 kilometer di dalam kota, konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid yang saya kendarai bisa menyentuh 20 km/liter. Hampir sama dengan klaim pabrikan sebenarnya.

Hanya saja dengan kondisi lalu lintas yang bervariasi, terkadang berakselerasi penuh untuk menyalip dan menanjak, rata-ratanya berada di 19,4 km/liter. Masih tetap irit di dalam kota, bagaimana?

instagram embed