Malaysia Jadi Kuda Hitam Baru Penjualan Mobil di ASEAN

16 Maret 2024 16:30 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi lalu lintas jalan tol di Malaysia. Foto: media.malaymail.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lalu lintas jalan tol di Malaysia. Foto: media.malaymail.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Peta penjualan mobil dan kendaraan roda empat atau lebih lainnya di ASEAN awal tahun 2024 cukup menarik. Malaysia menjadi salah satu negara yang mengalami pertumbuhan penjualan selama bulan Januari, dibanding periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Dirilis ASEAN Automotive Federation, Malaysia mencatatkan kenaikan distribusi kendaraan baru sebesar 30,6 persen dengan perolehan sebanyak 65.499 unit sepanjang bulan pertama tahun ini. Berbeda dengan bulan yang sama tahun 2023 angkanya 50.162 unit.
Ini kontras dengan dua negara yang kerap menjadi pasar otomotif terbesar di kawasan seperti Indonesia dan Thailand. Kedua negara ini kompak mengalami penurunan penjualan kendaraan baru empat roda atau lebih pada Januari kemarin dengan lebih dari 15 persen.
Indonesia misalnya, satu bulan perdana 2024 berhasil mendistribusikan 69.619 unit kendaraan baru alias lebih rendah 26,1 persen dibanding periode bulan Januari tahun sebelumnya dengan 94.270 unit.
Mitsubishi Xpander di GIIAS 2023. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Sedangkan Thailand, yang mana sepanjang bulan Januari tahun ini mendulang angka penjualan sebanyak 54.458 unit atau melandai 17 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2023 totalnya 65.579 unit.
ADVERTISEMENT
Ini membuat Malaysia menjadi kuda hitam baru dalam persaingan penjualan kendaraan baru roda empat atau lebih di ASEAN. Belum lagi, performa Negeri Jiran itu sempat mampu mengungguli Thailand pada bulan Juli sampai September 2023.
Adapun, secara total pasar otomotif negara-negara ASEAN bulan Januari tahun ini sedikit mengecil dibanding dengan tahun 2023. Lima kontingen meliputi Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, Myanmar, dan Singapura menyumbang angka 245.979 unit.
Bandingkan dengan tahun lalu pada periode bulan Januari yang secara akumulasi mendapatkan angka 259.383 unit, artinya melemah berkisar 5,2 persen. Berikut datanya.
Januari 2024
Januari 2023
ADVERTISEMENT
***