Masalah Booster Rem, Toyota Indonesia Juga Recall Hilux

20 Maret 2021 9:40
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Masalah Booster Rem, Toyota Indonesia Juga Recall Hilux (1241)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logo mobil toyota. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
ADVERTISEMENT
PT Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan program recall untuk 10 jenis mobilnya di Indonesia. Dari investigasi yang mereka lakukan, mayoritas terindikasi ada kerusakan pada komponen fuel pump atau pompa bensin.
ADVERTISEMENT
Sebagai informasi, berikut adalah daftar mobil Toyota yang perlu melakukan recall komponen fuel pump ke bengkel resmi:
  • Toyota Alphard tahun produksi 2017-2019
  • Toyota C-HR tahun produksi 2018-2019
  • Toyota Corolla tahun produksi 2019
  • Toyota Camry tahun produksi 2019
  • Toyota Voxy tahun produksi 2018-2019
  • Toyota Kijang Innova tahun produksi 2018-2019
  • Toyota Fortuner tahun produksi 2018-2019
  • Toyota Hilux tahun produksi 2019
  • Toyota Avanza tahun produksi 2017-2019
  • Toyota Rush tahun produksi 2017-2019.
Masalah Booster Rem, Toyota Indonesia Juga Recall Hilux (1242)
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Hilux bekas tahun 2018. dok Garasi.id
Ternyata TAM juga menginformasikan bagi pemilik Toyota Hilux produksi Juni sampai Desember 2018 untuk melakukan pengecekan komponen Brake Booster. Komponen ini terindikasi pabrikan ada kerusakan juga.
Dijelaskan oleh Dealer Technical Support PT TAM, Didi Ahadi brake booster menjadi komponen penting pada sistem pengereman mobil. Jika mengalami masalah bukan tak mungkin bisa menyebabkan kecelakaan.
ADVERTISEMENT
"Jadi di dalam booster ini ada semacam piston, piston ini yang terindikasi mengalami rusak. Sehingga pengereman bisa terganggu," jelas Didi saat dihubungi kumparan belum lama ini.
Masalah Booster Rem, Toyota Indonesia Juga Recall Hilux (1243)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komponen brake booster pada mobil. Foto: dok. TAM
Ketika piston dalam rem booster rusak sebenarnya sistem pengereman masih berfungsi, hanya saja tidak maksimal. Indikasi blong pun ditepis Didi, karena secara mekanisme berbeda dengan sistem master rem yang tersuplai minyak rem.
"Tidak blong ya, hanya mengurangi kemampuan brake assist," imbuhnya.
Masalah Booster Rem, Toyota Indonesia Juga Recall Hilux (1244)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komponen brake booster pada mobil. foto: cashcar
Didi melanjutkan, brake atau rem booster berfungsi untuk membantu memberikan keringanan pada pengemudi ketika menginjak pedal rem. Dengan adanya komponen ini, maka pengendara tak perlu menginjak pedal terlalu dalam.
"Booster rem ini terhubung langsung dengan master rem, dia akan membantu vakum sehingga ketika injak rem akan merasa ringan. Istilahnya tidak bagel (keras) seperti mobil-mobil dulu," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Komponen ini akan bekerja ketika mesin hidup, sedangkan saat mesin mati booster rem tidak akan bekerja saat pedal rem diinjak karena tidak ada kevakuman pada intake manifold.

Penggantian lebih lama dari komponen fuel pump

Masalah Booster Rem, Toyota Indonesia Juga Recall Hilux (1245)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mekanik Toyota sedang memperbaiki mobi. Foto: dok. Toyota Astra Motor
Jika Toyota Hilux dengan periode produksi tersebut dinyatakan cacat pada komponen brake booster maka TAM akan segera mengganti dan tak membebankan biaya kepada konsumen.
Sementara untuk durasi penggantiannya lebih lama dibanding fuel pump. Didi mengatakan penggantian brake booster menelan waktu sampai 3 jam.
Bagi pemilik yang kendaraannya masuk dalam daftar recall, diharapkan langsung menghubungi Toyota Customer Care di nomor telepon 1-500-315 atau bisa mengunjungi website resmi di www.toyota.astra.co.id/ssc.
Untuk proses penggantian, pemilik disarankan untuk melakukan booking service terlebih dulu agar diler bisa mempersiapkan stall, teknisi, dan part yang akan diganti.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020