Mazda Fokus Main di Segmen SUV, Ini Model yang Jadi Tulang Punggung
·waktu baca 2 menit

Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio menyebut sejumlah produk baru mereka mampu membuat pabrikan tetap kompetitif di tengah kondisi perlambatan pasar otomotif.
“Kalau kita bedah lebih dalam, kita analisa lagi antara model-model baru Mazda yang secara numbers model-model seven generation ini sekarang lagi naik terus,” kata Thio.
Mazda, mengacu data Gaikindo berhasil mendistribusikan 3.447 unit mobil selama Januari-September 2024 dengan penguasaan 0,5 persen pasar otomotif nasional.
“Tulang punggung kami secara numbers kita disampaikan bahwa ada 3 model. Yang paling pasti ada CX-5, CX-3, dan Mazda 3 hatchback itu adalah secara numbers tiga terbesar,” kata Thio saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Data penjualan Mazda di Indonesia dari Januari-September:
Mazda CX-5 1.137 unit
Mazda CX-3 977 unit
Mazda3 Hatchback 479 unit
Mazda CX-30 GT 302 unit
Mazda CX-60 191 unit
Mazda CX-8 129 unit
Mazda3 Sedan 60 unit
Mazda CX-9 42 unit
Mazda2 Sedan 40 unit
Mazda2 Hatchback GT 35 unit
Mazda MX-5 28 unit
Mazda6 Sedan 14 unit
Mazda6 Estate 13 unit
Lebih lanjut model SUV menjadi kekuatan Mazda dan menjadi fokus mereka. Meskipun, dulu mereka memiliki Biante dan VX-1 untuk bermain di segmen MPV.
“Kita pasti ke depannya (menjual) SUV karena memang Mazda itu ya SUV kita fokus hanya di SUV dan kita sudah enggak main lagi di MPV,” ungkapnya.
Adapun produk SUV Mazda yang menjadi andalan adalah CX-3, CX-30, CX-5 hingga CX-8. “Nah itu harus tetap menjadi tulang punggung Mazda bukan hanya di Indonesia tapi secara global. Pun arahan dari Mazda Corporation adalah SUV terutama untuk seven generation,” tegasnya.
