Melihat Bagaimana Paris Menjalankan Diversifikasi Teknologi untuk Tekan Emisi

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil hidrogen (FCEV) Toyota Mirai di Kota Paris. Foto: Toyota
zoom-in-whitePerbesar
Mobil hidrogen (FCEV) Toyota Mirai di Kota Paris. Foto: Toyota

Kota Paris bisa menjadi contoh bagaimana diversifikasi teknologi menjadi kunci dalam pemangkasan emisi untuk mencapai target netralitas karbon.

Pada tahun 2007, menyitat laman Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa, (UNFCC) Kota Paris berhasil menurunkan 20 persen emisi gas rumah kaca (GRK) pada 2004 dan menurunkan lagi 25 persen di tahun 2018.

Pantauan kumparanOTO, Kota Paris menggunakan berbagai teknologi kendaraan bermotor untuk memangkas emisi dari sektor transportasi. Di sana lumrah kita jumpai bus-bus rendah emisi dengan teknologi elektrifikasi berbasis baterai hingga biogas.

Foto: kumparan

Bukan cuma untuk bus-bus, kendaraan logistik ringan juga banyak yang menggunakan BEV berbasis Nissan. Mobil-mobil ini juga memanfaatkan fasilitas pengisian daya yang ada di pinggir-pinggir jalan Kota Paris.

Mobil hidrogen (FCEV) Toyota Mirai di Kota Paris. Foto: Toyota

Masih menurut UNFCC, Kota Paris menargetkan bisa menekan emisi lokal hingga 100 persen dan mencapai nol emisi dan mendorong penurunan 80 persen jejak karbon di kota tersebut dibanding tahun 2004.

Khusus untuk sektor transportasi umum, contohnya bus Île-de-France Mobilités, otoritas pemerintah yang mengontrol dan mengkoordinasikan dan mengoperasikan jaringan transportasi umum menargetkan akan mengkonversi 25 depot bus, delapan di antaranya menggunakan bus CNG dan 17 berbasis listrik.

Foto: kumparan

Nantinya bus yang beroperasi akan berbasis listrik dan CNG untuk mengatasi beberapa tantangan termasuk sistem pengisian baterai serta harga akuisisi bus listrik yang terlalu tinggi.

“Semuanya akan selesai pada 2024-25 ini. Pada saat itu, tujuan kami adalah memiliki bus ramah lingkungan: dua pertiganya bus listrik dan hibrida, serta sepertinya bus CNG,” kata RATP General Manager of Transpor System Departement Paris, Nicolas Cartier mengutip laporan majalah Ville Rail & Transport.

Toyota popularkan multi-pathway

Mobil hidrogen Toyota Mirai di Paralimpiade Paris 2024. Foto: Toyota

Toyota memanfaatkan Olimpiade dan Paralimpiade yang digelar di Paris untuk mempopulerkan strategi multi-pathway. Selama gelaran tersebut, mereka menyediakan berbagai solusi kendaraan ramah lingkungan.

Selama Olimpiade dan Paralimpiade Toyota menyediakan bus FCEV yang dikonversi secara khusus untuk aktivitas olimpiade serta ada kendaraan hidrogen lain untuk kendaraan forklift FCEV, perahu FCEV, gerbong kereta FCEV, serta prototipe Hilux FCEV.

Sementara untuk mobil listrik, Toyota mengalokasikan 2.674 unit, yang terdiri dari 60 persen Toyota bZ4X, Proace dan Proace Vers,Lexus RZ, serta Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) Toyota Mirai.

Foto: kumparan

***