Memori Fronte, Mobil Penumpang Pertama Suzuki Indonesia

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suzuki Fronte LC20 di Plaza Suzuki, Hamamatsu, Shizuoka, Jepang pada Kamis (30/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki Fronte LC20 di Plaza Suzuki, Hamamatsu, Shizuoka, Jepang pada Kamis (30/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Berkunjung ke Plaza Suzuki di Hamamatsu, Shizuoka, Jepang menghadirkan kilas balik perjalanan panjang Suzuki. Salah satunya mobil klasik di area koridor museum yang menarik perhatian saya, yakni Suzuki Fronte dengan kode bodi LC20.

Sejatinya, Fronte LC20 merupakan generasi ketiga yang lahir perdana di Jepang pada 1973, setelah Suzulight Fronte TLA di era 1962 dan Fronte LC10 pada tahun 1967.

Suzuki Fronte tentunya memiliki arti khusus sebagai langkah awal Suzuki menggarap pasar Tanah Air. Pada tahun 1974, Suzuki Fronte dengan kode bodi L20 mendarat di pasar Tanah Air. Kala itu, Suzuki masih dipegang oleh Indonesia Motor Company.

Suzuki Fronte LC20 di Plaza Suzuki, Hamamatsu, Shizuoka, Jepang pada Kamis (30/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Kemudian, memasuki era 1976, PT Indomobil Utama (IMU) mulai mengelola pemasaran Suzuki Fronte di Indonesia, sekaligus memulai perakitan secara Completely Knocked Down (CKD) di pabrik Pulogadung.

Secara desain, ia memiliki dimensi sangat kompak. Tak heran, Fronte LC20 masuk kategori kei car di Jepang. Bagian depan dilengkapi lampu bulat yang selaras dengan lekuk bodi keseluruhan penuh kesan mengkurva.

Bagasi belakang juga dibuat praktis, guna menunjang kebutuhan mobilitas sehari-hari. Bagian kaca pintu bagasi bisa dibuka terpisah dari pintu keseluruhan, sehingga tidak membutuhkan ruang banyak ketika hendak mengakses ruang kargo.

Suzuki Fronte LC20 di Plaza Suzuki, Hamamatsu, Shizuoka, Jepang pada Kamis (30/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Masuk ke sektor mekanis, ia berbekal mesin 2-tak berkapasitas 360 cc 3-silinder bertenaga 33,5 dk dan torsi 41 Nm yang disalurkan ke dua roda belakang lewat transmisi manual 4-percepatan.

Keunikan lain dari Suzuki Fronte adalah posisi mesinnya yang berada di bagian belakang mobil. Sehingga, ia menganut format rear engine dan rear wheel drive (RWD).

Saat ini, populasi Suzuki Fronte LC20 tak lagi ramai di jalanan. Harganya pun terbilang gelap, lantaran sudah menjadi barang koleksi bagi pecinta otomotif Tanah Air.

Suzuki Fronte LC20 di Plaza Suzuki, Hamamatsu, Shizuoka, Jepang pada Kamis (30/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan