Mencampur Air Radiator Beda Warna, Amankah untuk Mesin?

30 Januari 2023 18:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tuang air radiator ke radiator Yamaha NMax hingga penuh. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tuang air radiator ke radiator Yamaha NMax hingga penuh. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
ADVERTISEMENT
Air radiator berfungsi membantu kerja radiator dalam menjaga suhu mesin mobil. Pada radiator coolant setiap mobil maupun motor umumnya memiliki warna cairan yang berbeda-beda, tergantung masing-masing merek tersebut.
ADVERTISEMENT
Ada yang menggunakan warna merah dan ada juga yang memakai warna hijau. Lantas, apakah aman mencampur cairan radiator yang berbeda-beda warna tersebut? Product Manager PT Fuchs Lubricants Indonesia Reza Fadillah pun memberikan jawabannya.
“Enggak ada masalah terhadap performa mesin (bila mencampurkan cairan radiator yang berbeda warna). Mungkin warnanya saja yang akan berubah atau jadi lebih keruh kelihatannya,” ungkapnya di Webinar MASPI ke-32, Sabtu (28/1).
Reservoir Air Radiator Foto: Alfons Yoshio Hartanto/ kumparanOTO
Katanya, warna tersebut tidak ada kaitannya dengan fungsi dari cairan radiator tersebut. Kandungan zat aditif yang ada pada coolant radiator tetap sama saja. Termasuk, corrosion inhibitor dan passivating agent.
“Zat aditif tetap akan membentuk lapisan film pada material sebagai perlindungan korosi. Selain itu, tetap menjaga cairan pendingin punya pH basa dan tetap menetralkan asam yang terjadi saat mesin dimatikan. Deposit mineral juga bisa terlarut oleh cairan,” jelasnya.
Wadahi air radiator bekas dari lubang bawah radiator Yamaha NMax. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Warna ini digunakan sebagai tanda atau pembeda dengan cairan lain agar tidak tertukar. Misal, pembeda dengan minyak rem yang warna bening.
ADVERTISEMENT
“Cairan coolant yang beda-beda warna ini juga bisa membantu kalau terjadi kebocoran pada kisi-kisi radiator, selang, maupun pipa agar bisa cepat dideteksi. Memudahkan juga,” katanya.
Tabung Reservoir Radiator Foto: Muhammad Ikbal
Namun, alangkah baiknya volume cairan di tabung reservoir ikut diperhatikan agar tak melebihi batas maksimum. Pemilik bisa mengetahui volume takaran cairan yang pas dengan melihat informasi di tabung reservoir.
Cairan yang terlalu banyak bisa meluber karena adanya tekanan dari radiator. Ini bisa berdampak negatif terhadap kelistrikan atau kabel-kabel pada ruang mesin. Selain itu, bisa juga menimbulkan bercak atau kerak yang sulit dihilangkan.