Mencoba Isuzu MU-X, SUV Ladder Frame Modern Siap Diajak Kerja Berat

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Isuzu MU-X dalam acara MAXPerience di Sentul, Bogor, Kamis (23/10). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Isuzu MU-X dalam acara MAXPerience di Sentul, Bogor, Kamis (23/10). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

SUV ladder frame seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport banyak digunakan sebagai kendaraan harian di dalam kota. Berbeda dengan Isuzu MU-X yang difokuskan untuk kendaraan operasional di tambang atau perkebunan.

Chief Operating Officer (COO) Astra Isuzu, Irwan Nawir mengatakan bahwa MU-X sejatinya ditujukan sebagai mobil support di kawasan tambang hingga perkebunan.

“Selaras dengan strategi di segmen commercial, LCV (light commercial vehicle) Isuzu di Indonesia dipasarkan sebagai supporting vehicle di berbagai sektor industri seperti pertambangan, perkebunan, minyak dan gas, logistik, dan industri umum karena reputasinya yang tangguh dan andal sesuai DNA Isuzu,” kata Irwan di acara MAXPerience, Sentul, Bogor, Kamis (23/10/2025).

Isuzu MU-X. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Pada acara MAXPerience, sejumlah awak media termasuk kumparan diberikan kesempatan untuk mencoba langsung Isuzu MU-X di trek offroad. Rutenya tidak panjang, tapi cukup untuk merasakan performa mesin hingga suspensinya.

Melihat dari eksterior, ia tampak seperti model tipe terendah. Misal, spion dan tuas pintu mengadopsi material plastik hitam doff. Sementara di bagian depan, tak ada fog lamp di bumper.

Kendati terlihat minim fitur di bagian luar, kelengkapan esensial tetap dimaksimalkan, seperti lampu depan Bi-LED, lampu kombinasi belakang LED, hingga sensor parkir. Semua itu terasa cukup di mobil yang difokuskan untuk kerja berat.

Isuzu MU-X dalam acara MAXPerience di Sentul, Bogor, Kamis (23/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Giliran saya masuk ke kabin. Sesuai ekspektasi, sederhana tapi efektif dan efisien. Jangan berharap ada panel empuk di dashboard atau door trim, head unit canggih, atau sunroof.

Isuzu MU-X membawa fungsi untuk menunjang kebutuhan dan memastikan semua fitur yang tersedia akan digunakan secara maksimal. Contohnya, material interior yang dipilih lebih mudah dibersihkan dan tahan air serta debu.

Menyenangkan diajak offroad

Instruktur mengarahkan untuk memulai sesi offroad. Sebelum jalan, knob selector mode penggerak diposisikan ke 4L alias four wheel drive dengan rasio gigi rendah, memberikan efek torsi dan kemampuan merayap lebih optimal.

Saat mulai melaju, tenaga 148 dk dan torsi 350 Nm dari unit mesin diesel berkapasitas 1.900 cc turbocharged langsung terasa kuat. Respons tenaga pun terbilang positif, bahkan sudah terasa dari putaran rendah.

Jalur yang dilalui tidak bisa dikategorikan ringan. Sebab, berbagai kontur tersaji di sana, terdiri dari jalur air yang dalam, tanjakan terjal, turunan curam, hingga kemiringan trek cukup ekstrem.

Isuzu MU-X. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Sejumlah fitur tak terlewat dari pengujian. Ada Hill Descent Control (HDC) mampu menjaga laju kendaraan tetap rendah saat di turunan. Kemudian, ada Hill Start Assist (HSA) yang memberikan rasa tenang saat stop and go di tanjakan, jadi bebas khawatir mundur.

Tersedia juga Electronic Stability Control (ESC) dan Traction Control untuk menjaga daya cengkeram roda agar tidak mudah slip atau terjebak di medan jalan licin berlumpur.

Adapun suspensi dari shockbreaker racikan baruan menjadi lebih besar memberikan ayunan kokoh tanpa terasa mantul maupun limbung berlebih.

Menyoal harga, Isuzu MU-X dibanderol Rp 658 juta on the road (OTR) Jakarta dengan dua pilihan warna, yaitu hitam dan putih.