Otomotif
·
13 Januari 2021 13:57

Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?  (21988)
All new Honda CBR150R. Foto: dok. AHM
All new Honda CBR150R resmi dirilis oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Selasa (12/1). Desainnya semakin identik dengan sang kakak, CBR250RR.
ADVERTISEMENT
Strategi ini seperti mengulang di 2011 lalu, saat itu generasi kedua CBR150R dibuat mirip dengan versi 2-silindernya.
Meluncurnya generasi terbaru Honda CBR150R mendapatkan banyak respons. Ada yang memuji, ada pula yang mengatakan kurang setuju karena dinilai akan membunuh Honda CBR250RR.
"Siap-siap saja di jalan Honda CBR250RR dikira CBR150R. Yang sabar, ya, para pengguna 2-silinder," begitu kata netizen dikutip dari kolom komentar Instagram resmi Honda CBR250RR Owner Indonesia.
Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?  (21989)
Mencoba Honda CBR250RR SP Quick Shifter di sirkuit pribadi milik AHM. Foto: AHM
Saat sesi peluncuran, kumparan juga sudah menanyakan hal tersebut. Apakah nantinya kemunculan all new Honda CBR150R bakal memakan konsumen CBR250RR atau mengurungkan niat konsumen membeli versi 2-silindernya.
Menjawab ini, Presiden Direktur AHM, Keiichi Yasuda menjelaskan desain dari all new Honda CBR150R diyakini tak akan mengganggu penjualan CBR250RR.
ADVERTISEMENT
"Menurut saya tidak akan terjadi seperti itu mengenai kekhawatiran akan mengganggu. Malah sebaliknya, menurut kami akan lebih menambahkan luasnya sport segmen khususnya untuk 250 cc yang kami yakin lebih banyak mengundang konsumen untuk masuk ke dalam pangsa pasar ini," kata Yasuda.
Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?  (21990)
All new Honda CBR150R. Foto: AHM
Seperti diketahui bagian depan tepatnya di sektor bodi depan dan headlamp punya kemiripan yang identik dengan CBR250RR. Di mana versi 150 cc kini memiliki desain lebih gahar lengkap dengan DRL dan lampu LED kepunyaan CBR250RR.
Yasuda berharap, desain terbaru dari CBR150R bisa menjawab kebutuhan dan keinginan konsumen. Menyoal kemiripan dengan sang kakak, dijelaskan tak jadi masalah karena masih dalam satu trah yakni keluarga CBR.
"Saya berharap akan lebih banyak konsumen yang akan membeli CBR150R dan benar-benar bisa merasakan kesenangan dalam berkendara dengan motor baru kami," ungkapnya.
Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?  (21991)
Tampilan lampu belakang all new Honda CBR150R. Foto: dok. AHM
Tak cuma bodi depan yang dibuat mirip dengan Honda CBR250RR, pada bagian buritan all new CBR150R juga mengadopsi desain stoplamp kepunyaan CBR250RR. Sekarang modelnya dibuat menjadi 2 tingkatan dan sudah mengusung LED.
Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?  (21992)
Panel instrumen All New Honda CBR150R. Foto: dok. AHM
Selain itu, untuk menambah kesan sporty pada bagian kaki-kaki, suspensi depan sekarang mengaplikasikan model upside down dengan diameter 37 mm. Tutup suspensi juga dibuat mirip dengan kepunyaan CBR250, yakni berwarna biru.
ADVERTISEMENT
Tak dijelaskan adanya ubahan pada sektor dapur pacu. Yang artinya rangka masih menggendong mesin 149 cc, 4-tak, DOHC, 4 katup, pendingin cairan, dan pengabut injeksi.
Di atas kertas, motor ini mampu hempaskan tenaga maksimal 16,8 dk pada 9.000 rpm dan torsi puncak 14,4 Nm pada 7.000 rpm. Output itu disalurkan lewat transmisi 6-percepatan.
Mengapa AHM Bikin Desain CBR150R Mirip CBR250RR?  (21993)
Desain knalpot all new Honda CBR150R. Foto: dok. AHM
"Tapi kami juga sudah men-setting untuk mengintegrasikan antara air cleaner dan muffler. Sehingga bisa mengeluarkan output yang sesuai dengan bodinya yang lebih besar," pungkas Masayuki Taniguchi, Large Project Leader Honda CBR150R.
Untuk memaksimalkan kesenangan dalam berkendara, Honda CBR150R terbaru juga sudah dibekali dengan fitur assist and slipper clutch. Fitur ini berguna untuk mengentengkan tuas kopling dan mencegah ban belakang alami selip ketika melakukan deselerasi keras atau engine brake saat kecepatan tinggi.
ADVERTISEMENT
All new Honda CBR150R dihadirkan dalam 2 tipe berbeda, pertama varian non ABS dan ABS. Harganya dijual mulai Rp 35,9 juta sampai 40,8 juta OTR Jakarta.