Mengapa Suzuki Ignis Versi Indonesia Punya Fitur Pemanas?

Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meniagakan Ignis ke Indonesia dengan didatangkan langsung dari India. Menariknya, pabrikan tetap menyediakan fitur pemanas yang biasanya hanya berguna pada negara dengan iklim dingin. Lalu, apa alasannya fitur serupa disertakan untuk versi Indonesia?

4W Marketing Director SIS Donny Saputra mengamini, fitur tersebut memang tidak bisa digunakan maksimal di sejumlah kota besar Indonesia.
"Tapi ada kalanya bisa berguna dalam kondisi khusus. Di Jakarta mungkin, tapi di daerah-daerah dingin (sangat membantu)," katanya menjawab pertanyaan kumparan (kumparan.com) saat peluncuran Suzuki Ignis di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Senin (18/4).

Meski diimpor secara utuh dari India, Donny menuturkan, versi Indonesia punya sejumlah perbedaan. Misalnya soal standar emisi. Bila di sana menggunakan standar BS (Bharat Stage) III di Indonesia disesuaikan dengan standar emisi Euro 2.
"Standar emisi ini tentu akan disesuaikan dengan Euro 4 tahun depan," katanya.

Selain itu, ketersediaan head unit layar sentuh yang hadir pada versi India terpisah dan bisa dibeli dengan harga Rp 7 juta.
"Ini bagian dari strategi produk kami," imbuhnya.

Sementara itu, Suzuki Ignis dipasarkan dalam tiga tipe dengan harga mulai dari Rp 139,5 juta untuk tipe GL M/T, GX M/T Rp 159,5 juta dan GX AGS Rp 169,5 juta.

Ketiga tipe Suzuki Ignis sudah memiliki rem anti-lock braking system (ABS) dan Electronic Brakeforece Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA).

Mobil juga dilengkapi dual airbags SRS dan sabuk pengaman pretensioner dan force limiter, serta kursi ISOF di jok baris kedua. Menyoal jantung mekanis, menggunakan mesin bensin empat silinder K12M berkapasitas 1.97 cc.

Dengan teknologi Variable Valve Timing (VVT) dan DOHC, yang hasilkan tenaga 83 PS pada 6.000 rm dan torsi 113 Nm pada 4.200 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan melalui transmisi AGS ke roda depan.
